Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Badan Koordinasi Penanaman Modal Pantau Bali dan Lombok Dilirik Investor Asing

Bali dan Lombok kembali dilirik investor kelas dunia. Dari data yang dihimpun dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

Badan Koordinasi Penanaman Modal Pantau Bali dan Lombok Dilirik Investor Asing
www.wisatabalilombok.com
Pariwisata Lombok 

Ketua Pokja Percepatan 10 Top Destinasi, Hiramsyah Sambudhy Thaib menambahkan Bali dan Lombok memang masih punya prospek. Mandalika Lombok, adalah salah satu dari 10 destinasi unggulan itu.

“ITDC Mandalika, pengelola KEK Pariwisata Mandalika sudah mulai progress juga. Total 66 Ha (dari total target konservatif tahun ini 90 Ha termasuk infrastruktur) yang akan terkontrak menuju LUDA (Land Utilization & Develompent Agreement),” jelas Hiramsyah.

Dari 66 Ha tersebut, ada 16 Ha untuk Clubmed Hotel, 5 Ha Pullman Hotel, 7 Ha Marriott (Bauer, USA), 9 Ha Intercontinental (JSB Group), 4 Ha Royal Tulip (Mr.Lee, Korea), dan 28 Ha Time-share Villa Resort (Mandiri Maju Bersama Group). Target revenue dari sewa lahan tahun pertama diperkirakan mencapai 22 Miliar, tahun 2016 ini.

“Untuk Pullman Hotel, yang satu group dengan Sofitel, Novotel, Mercure dan Ibis itu sudah masuk rencana penandatanganan Hotel Management Agreement (HMA) Agustus 2016, lalu Oktober 2016 mulai pekerjaan fisik,” tutur Hiram.

Tentu ini akan mendorong industri yang lain masuk untuk memperkuat amenitas pariwisata.

Hiram juga menjelaskan, Hotel Clubmed juga sudah punya planning penandatanganan Hotel Consultancy Service Agreement (HCSA) Juni 2016. Ini sudah terjadwal setelah persyaratan administrative dipenuhi.

“Status tender konsultan Masterplan dan DED (Aecom) sedang berjalan dan selesai (terpilih) di Juni 2016,” ujarnya.

Konsultan itu, lanjut dia, akan melakukan comprehensive planning tdd : review Masterplan, Basic Design, dan DED untuk Quick Wins. Sambil paralel, berjalan juga  kajian konsultan, pekerjaan penyiapan lahan (land clearing) tanpa menunggu semuanya beres.

 “ITDC sedang menyelesaikan kantor Bandara Lombok, persis di Rumah Mutiara Indonesia (RMI) milik Pemerintah Provinsi NTB,” kata dia.

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas