Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wisata Solo

Unik, Jam Peninggalan Pakubuwono IV Ini Hanya Berfungsi ketika Ada Matahari

Jam Matahari diakui Basid masih akurat dalam menunjukkan waktu salat.

Unik, Jam Peninggalan Pakubuwono IV Ini Hanya Berfungsi ketika Ada Matahari
Tribunsolo.com/Imam Saputro
Jam matahari. 

“Untuk menandai waktu salat, walaupun hanya berfungsi saat ada matahari, karena jam ini mengandalkan posisi matahari, “ ujar Sekretaris Masjid Agung, Abdul Basid, Rabu(15/6/2016).

Prinsip kerja jam tersebut adalah menggunakan bayangan dari jarum di atas cekungan.

Bayangan jarum tersebut akan menunjukkan angka yang tertera di atas permukaan cekungan di bawahnya. 

"Deretan angka di sisi barat itu angka 12-6 lalu sebaliknya, di bagian timur, angka 1 sampai 6, jadi kalau matahari pas persis jam 12 dan langit cerah, bayangan jarum akan tepat di tengah tengah di antara deretan itu," tambah Basid. 

Jam Matahari diakui Basid masih akurat dalam menunjukkan waktu salat.

Menurutnya, jam tersebut pernah diteliti oleh MUI dan hasilnya masih akurat meski sudah berusia ratusan tahun

Hanya untuk pengaman, lanjut Basid, biasanya ditambahi satu hingga dua menit.

Jam tersebut sekarang memang sudah tidak dipergunakan lagi.

Akan tetapi keberadaannya masih dilestarikan sebagai peninggalan masa lalu dan daya tarik wisata.(*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Wisata Solo

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas