Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menengok Persiapan Festival Gerobak Sapi 2017 di Yogyakarta

Gerobak-gerobak tersebut merupakan hasil sentuhan sejumlah seniman Yogyakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hendra Krisdianto

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Belasan gerobak sapi aneka warna tampak berjejer di lapangan PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Sleman, YogyakartaMinggu (27/11/2016).

Tak melulu berbentuk persegi, bodi gerobak ada yang berlekuk dan penuh warna. Memang masing-masing gerobak punya tema khusus.

Di antaranya tema Garudha Yaksa atau Burung Garuda, barong, atau sekadar menampilkan pesan pepatah Jawa.

Gerobak-gerobak tersebut merupakan hasil sentuhan sejumlah seniman Yogyakarta.

Mereka menorehkan kreativitas dan imajinasinya ke konstruksi gerobak yang dipersiapkan untuk acara Road to Festival Gerobak Sapi, pada Juli 2017.

Pada gerobak garuda yaksa, misalnya, bagian gribig (dinding samping penutup gerobak) dan troso (dinding menggantung) dibuat pola visual menyerupai wujud burung disertai aksen grafis pewayangan dan batik.

Rekomendasi Untuk Anda

Demikian pula di bagian tracuk dan manukan (ornamen berbentuk seperti bajak kayu) yang dibikin lebih dinamis.

Keterlibatan para seniman dengan gerobak sapi ini tak lepas dari tantangan yang diberikan Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menghadiri Festival Gerobak Sapi 2016 di Bantul.

Saat itu, Sultan menantang seniman agar turut andil memberikan kreativitasnya dalam tampilan gerobak yang lebih variatif dan stylist.

Para penggiat seni dari berbagai sanggar dan komunitas di Yogyakarta pun merespon tantangan itu dan menghadirkan karyanya dalam ajang Road to Festival Gerobak Sapi 2017.

Harman bersama 10 orang temannya dari Sanggar Sejati (Seniman Jogja Timur) menghabiskan waktu tiga minggu untuk menyelesaikan modifikasi gerobak sapi.

Mereka lakukan demi eksistensi gerobak di tengah geliat industri otomotif.

"Untuk festivalnya nanti, kami berencana membuat konsep lebih menyeluruh. Modifikasinya akan sampai menyentuh bagian tracuk-nya juga," kata Harman.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas