Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Orang yang Pilih Duduk Dekat Jendela Pesawat Cenderung Egois

Ketika sedang check-in untuk naik pesawat, petugas bandara pasti bertanya hal ini, ‘Mau di manakah Anda duduk? Dekat jendela atau di dekat lorong?’.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Orang yang Pilih Duduk Dekat Jendela Pesawat Cenderung Egois
WIKIMEDIA
Kabin pesawat United Airlines 

TRIBUNNEWS.COM - Ketika sedang check-in untuk naik pesawat, petugas bandara pasti bertanya hal ini, ‘Mau di manakah Anda duduk? Dekat jendela atau di dekat lorong?’.

Nah, apa jawaban Anda?

Ketika petugas check-in bertanya kepada Anda di mana Anda ingin duduk, hampir sebagian besar penumpang lebih memilih duduk di dekat jendela.

Selain mendapat pemandangan di luar pesawat, tempat duduk di samping jendela memberikan kita privasi yang lebih dibanding tempat duduk lainnya.

Baca: Beredar Kabar Seorang Gadis Jadi Korban Perampok di Dekat Rumah Wali Kota Bogor, Ini Kata Polisi

Sementara beberapa lainnya memilih di dekat lorong. Relatif bebas dan mudah ke toilet tanpa menggangu penumpang lainnya sering menjadi alasan mereka.

Namun tahukah Anda bahwa perilaku Anda yang memilih kursi di dalam kabin pesawat bisa memberitahu bagaimana sifat Anda?

Rekomendasi Untuk Anda

Hal ini dikatakan oleh dua psikolog ini.

Dr. Becky Spelman, psikolog kepala di Klinik Terapi Pribadi Harley Street mengatakan kepada The Telegraph bahwa penumpang yang lebih memilih tempat duduk di dekat jendela mungkin lebih egois.

Sementara mereka yang lebih memilih di lorong kemungkinan lebih pendiam.

“Penumpang yang suka duduk di dekat jendela suka mengendalikan diri, cenderung mengambil sikap ‘setiap orang sendiri untuk menghadapi kehidupan’, dan seringkali lebih mudah tersinggung,” tutur Dr. Becky dilansir health.com.

Penuturan Dr. Becky disetujui oleh psikolog perilaku Jo Hemmings.

“Penumpang yang duduk di dekat lorong kabin lebih ramah dan pasti lebih bisa menerima orang. Mereka juga lebih cenderung menjadi orang yang kurang bisa tidur di pesawat terbang," tambah Jo.

Sumber: Intisari
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas