Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lady Dai, Mumi Terbaik yang Masih Bisa Diotopsi 2.100 Tahun Setelah Kematiannya

Meski wajahnya tampak bengkak dan cacat, kulitnya masih lunak untuk disentuh, tidak ada tanda-tanda rigor mortis (kaku mayat) yang tampak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yoyok Prima Maulana
zoom-in Lady Dai, Mumi Terbaik yang Masih Bisa Diotopsi 2.100 Tahun Setelah Kematiannya
David Schroeter / Flickr / Amusing Planet
Tubuh Lady Dai saat ini berada di Museum Provinsi Hunan, di mana orang-orang dapat melihatnya 

TRIBUNNEWS.COM - Sosok mumi berikut dianggap sebagai salah satu mumi terbaik yang diawetkan di dunia.

Meski wajahnya tampak bengkak dan cacat, kulitnya masih lunak untuk disentuh, tidak ada tanda-tanda rigor mortis (kaku mayat) yang tampak.

Lengan dan kakinya juga masih bisa bengkok. Bahkan, organ internalnya masih utuh dan masih ada darah di pembuluh darahnya.

Mumi lainnya cenderung hancur pada gerakan sekecil apa pun. Tidak dengan mumi Lady Dai.

BACA JUGA: Via Vallen Menjawab, 4 Poin Tanggapannya Atas Sentilan Jerinx SID

Dikutip dari laman Amusing Planet, dokter bahkan masih bisa melakukan otopsi lebih dari 2.100 tahun setelah kematiannya.

Ini membuat mereka tidak hanya mampu merekonstruksi kematiannya, tetapi juga hidupnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dokter bisa menentukan golongan darahnya, yakni bertipe A.

Otopsi Lady Dai boleh dibilang profil medis paling lengkap yang pernah dikompilasi pada individu kuno.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Sumber: Intisari
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas