Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Keramahan Masyarakat Bali Menjadi Daya Tarik Wisatawan untuk Kembali

Bagi para wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi Bali, tentunya bisa menggunakan pemandu wisata yang dapat membawa traveller untuk berkunjung

Keramahan Masyarakat Bali Menjadi Daya Tarik Wisatawan untuk Kembali
Tribunnews/Hari Darmawan
Bali Zoo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pulau Bali memang selalu menjadi pusat perhatian bagi wisatawan, baik domestik maupun internasional karena memiliki banyak tempat dengan keindahan alam yang memanjakan mata.

Bali sendiri memiliki banyak tempat wisata seperti kebun binatang Bali Zoo, yang ingin mengajak keluarga berinteraksi dan memberi makan binatang.

Selain itu, untuk yang menyukai pantai ada beberapa spot pantai di wilayah Jimbaran, Canggu, Badung, Nusa Penida dan wilayah lainnya.

Pulau Bali tentunya masih memiliki daya tarik sendiri bagi wisatawan, mulai dari budaya yang ada di pulau dewata ini hingga keramahan masyarakatnya kepada wisatawan yang datang baik itu domestik ataupun internasional.

Bagi para wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi Bali, tentunya bisa menggunakan pemandu wisata yang dapat membawa traveller untuk berkunjung ke tempat yang diinginkan tanpa harus bersusah payah mencarinya di internet dan menggunakan maps.

Penulis beberapa waktu lalu mengunjungi Bali, dan menggunakan pemandu wisata yang membawa kita untuk mencari tempat makan favorit hingga ke tempat wisata yang ingin didatangi.

Ada hal unik saat penulis mendarat di Bali, dan bertemu dengan pemandu wisata bernama I Ketut Swastika yang menjemput di area bandara.

Baca juga: Dibalik Kisah Minum Santan di Videoklip Rossa Terbaru

Cuaca yang terik tentunya membuat kita ingin untuk langsung masuk ke dalam mobil, dan menuju tempat menginap. Pemandu wisata yang biasa di sapa Bli Ketut, sangat memanjakan para wisatawan yang menggunakan jasa.

Sebelum berkendara menuju tempat tujuan, Ia memberikan cold towel untuk wisatawan yang menggunakan jasanya. Ini menjadi pertama kalinya penulis mendapatkan layanan seperti ini, lelah yang dirasakan di pesawat tentunya hilang seketika dengan satu cold towel untuk kembali menyegarkan di tengah cuaca terik ini.

Selain itu, Bli Ketut sangat ramah dan juga memiliki pribadi yang menyenangkan. Bli Ketut mengantar kami, menuju penginapan untuk menyimpang barang bawaan dan melanjutkan perjalanan menuju tempat wisata.

Wisata pertama yang didatangi adalah Bali Zoo di Gianyar. Sepanjang perjalanan tentunya tidak terasa sepi, karena Bli Ketut selalu mengajak kita bersenda gurau dan memberikan informasi tempat menarik di Bali.

Sesampainya di Bali Zoo, Bli Ketut pun menunggu di area parkir hingga kita selesai mengunjungi kebun binatang tersebut. Selesai mengunjungi Bali Zoo, ada hal yang sangat mengagetkan dengan pelayanan Bli Ketut kepada para wisatawan.

Setelah mengitari Bali Zoo, sesampainya di area parkir kita langsung disuguhkan buah kelapa yang sudah siap untuk diminum. Dengan layanan ini, Bli Ketut seolah-olah mengerti apa yang kita inginkan setelah mengelilingi Bali Zoo.

Menurut Bli Ketut, semua layanan yang diberikan untuk wisatawan ini gratis dan memang sudah menjadi standar operasional dirinya untuk memanjakan para wisatawan yang menggunakan jasanya.

"Ini semua gratis, tidak ada tambahan biaya diluar jasa yang diberikan. Kita coba untuk berikan yang terbaik buat wisatawan, dan setidaknya ini bisa membuat wisatawan untuk kembali ke Bali," kata Bli Ketut kepada Tribunnews, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Angka Kunjungan Wisatawan Ke Bali Sudah Setengah Dari Sebelum Pandemi Covid-19

Tak hanya buah kelapa dan juga cold towel, Bli Ketut juga menyediakan cemilan dan juga air minum di dalam mobil untuk para wisatawan di sepanjang perjalanan. 

"Saya jujur, ini bukan bentuk agar saya dibayar lebih atau mendapatkan tip dari wisatawan. Ini memang menjadi pelayanan saya sendiri secara personal," ucap Bli Ketut.

Bli Ketut juga bercerita tentang kondisi pariwisata saat ini di Bali. Menurutnya, saat ini sudah mulai mengalami perbaikan dibandingkan dengan tahun lalu yang memang sangat sepi. Bli ketut sendiri mengelola usaha travel untuk para wisatawan yang berkunjung ke Bali, yaitu Ubud Good Travel.

"Tahun ini, sudah lumayan dan beberapa sudah ada yang mulai menggunakan jasanya meski tidak seperti sebelum ada pandemi," katanya.

Ia juga menjelaskan, apa yang diberikan kepada wisatawan ini bukan untuk saat ke Bali agar menggunakan jasanya kembali. Tetapi, untuk membuat wisatawan menjadi nyaman di Bali.

"Dengan membuat wisatawan nyaman berada di Bali, tentunya akan semakin banyak yang ingin kembali berlibur ke Bali. Bila banyak yang ke Bali, pastinya Bali bisa bangkit lagi," ujar Bli Ketut.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan kondisi saat ini dirinya tidak mementingkan operasional jam yang seharusnya masa kerja 12 jam."Saya udah tidak berpikir kerja 12 jam untuk nemani wisatawan, saya ga akan nagih overcharge untuk jasa saya. Karena saya berpikir, nemani wisatawan itu menyenangkan dan sekarang bertemu wisatawan menjadi hal yang sangat bikin saya bahagia," kata Bli Ketut.

Bli Ketut juga berharap, Indonesia dapat segera pulih dan bangkit seperti semua karena dengan begitu dirinya bisa menemani wisatawan berkeliling Bali yang menjadi pekerjaannya."Saya bahagia bisa menemani wisatawan di Bali, maka dari itu mudah-mudahan program pemerintah mulai dari vaksin dan yang lainnya dapat membuat perubahan," ucap Bli Ketut.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas