Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Cerita Traveller Pakai AirAsia Unlimited Pass, Tukar Tiket Penerbangan hingga 22 Kali

Asean Unlimited kali ini menawarkan value yang lebih besar dari sebelumnya, yaitu periode yang lebih lama hingga 1 tahun

Cerita Traveller Pakai AirAsia Unlimited Pass, Tukar Tiket Penerbangan hingga 22 Kali
ist
AirAsia kembali menghadirkan program deals Unlimited Pass yang kini bernama Asean Unlimited 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berangkat dari besarnya antusiasme masyarakat pada program serupa sebelumnya, AirAsia meluncurkan promosi Unlimited berikutnya, yaitu Asean Unlimited, yang menawarkan kesempatan terbang sepuasnya ke destinasi domestik Indonesia dan Asean yang dilayani AirAsia Indonesia hanya Rp 1,6 juta, khusus bagi Anggota BIG di Indonesia.

Asean Unlimited kali ini menawarkan value yang lebih besar dari sebelumnya, yaitu periode yang lebih lama hingga 1 tahun dan jangkauan destinasi yang lebih luas. Asean Unlimited tersedia untuk periode pembelian mulai 29 Maret hingga 4 April 2021, periode penerbangan mulai 12 April hingga 26 April 2022.

Dengan penawaran ini, pelanggan dapat terbang di rute yang dilayani AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ), untuk tujuan domestik maupun Asean sesuai dengan aturan yang berlaku di negara tujuan saat penerbangan nantinya.

Baca juga: AirAsia Tawarkan Tiket Plesiran ke Belasan Destinasi Domestik dan ASEAN, Bayarnya Rp 1,6 Juta

Testimoni Pengguna Unlimited Deals

Pada peluncuran promosi sebelumnya di tahun 2020, promosi Unlimited Deals menerima respon luar biasa dari pelanggan. Selama periode 7 hari penjualan tersebut, telah terjual lebih dari 19 ribu Unlimited Pass.

Jumlah penukaran tiket penerbangan mencapai 52 ribu dengan penukaran tiket terbanyak per orang adalah sebanyak 48 kali dengan destinasi terfavorit antara lain Bali, Medan dan Lombok.

Traveler dan pengusaha startup yang berada di Bali Mega Prima, merupakan salah satu dari top redemeer Unlimited Pass dengan jumlah penerbangan yang ditukarkan sebanyak 22 kali dan hanya menghabiskan biaya Rp 3,8 juta.

Tiket yang ditukarkan digunakan untuk mengunjungi keluarga dan kerabat, serta memasarkan produk usahanya berupa sambal kemasan khas Bali, Kooshechili kepada pelanggan di luar Bali.

Dia menceritakan Unlimited Pass membantunya untuk merencanakan perjalanan secara lebih mudah dan hemat, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Adapun rute yang Mega terbangi menggunakan Unlimited Pass di antaranya Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Solo.

"Pas lihat ada promo Unlimited Pass Rp 1,5 juta untuk domestik, saya langsung beli tanpa mikir, dan saya langsung redeem sampai jam 3 pagi, karena destinasinya saya base di Bali dan keluarga teman ada di Jakarta dan Jawa Barat, saya pikir ‘oke ini bagus untuk visiting family and friends’ jadi langsung redeem saat itu juga untuk 12 flights, di malam yang sama," ujarnya beberapa waktu lalu.

Mega juga mengatakan, benefit dari program tersebut banyak, dengan frekuensi saya bolak balik Bali-Jakarta itu bisa 1-2 kali sebulan biasanya on the weekend saya pulang ke Jakarta.

"Aku pikir kalau pakai Unlimited Pass bisa bolak balik every weekend nih, langsung aku redeem destinasi paling banyak ke Jakarta, sempat juga Bali-Bandung, ke Surabaya, Yogyakarta, Solo cuma saya tidak ambil Sorong dan Tanjung Pinang dan Labuan Bajo murah juga tapi karena tak ada waktunya paling banyak ke Jakarta," ujarnya.

Dengan menggunakan Unlimited Pass, Mega telah melakukan penerbangan sebanyak 22 kali dengan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 3,8 juta.

"Aku sejauh ini sudah redeem 22 booking code untuk 22 flights. Bisa dibayangkan kalau aku beli normal rate, berapa puluh juta aku harus keluarkan uang. Sementara dengan Unlimited Pass sampai hari ini aku cuma Rp 3,8 juta untuk 22 flights," ucapnya.

Mega menuturkan, tambahan biaya yang musti dikeluarkannya yakni terkait biaya test covid-19 sebagai syarat perjalanan penerbangan.

"Hanya memang sekarang kan harus ada PCR dan antigen test, itu yang lumayan karena di Bali kan hanya 1x24 jam jadi bolak balik tes antigen dan PCR. Di situ cost agak membengkak. Tapi untuk tiket sendiri sangat menguntungkan, saya hanya spend Rp 3,8 juta untuk 22 flights," kata Mega.

Selain bisa melakukan penerbangan beberapa kali, Mega juga bisa sambil mengurusi usaha kuliernya.

"Iya, saya mulai startup @kooshechilli untuk kuliner jadi agak sedikit bolak balik ke Jawa Barat, jadi sekalian aja," kata Mega.

Terakhir, Mega mengaku sangat terbantu dengan adanya Unlimited Pass untuk menunjang aktivitasnya di Bali.

"Kalau menurut saya dengan adanya program seperti ini memudahkan customer untuk datang ke Bali dan support pariwisata di Bali. Karena sementara ini sampai sejauh ini domestik menjadi andalan kita saat ini. Di company saya bekerja target marketnya Europe, Amerika, New Zealand dan Australia itu sama sekali tidak ada pelanggan. Dengan adanya domestik yang bisa dibantu domestik kalau misalnya airasia punya program seperti ini, berarti banyak customer domestik datang ke Bali," pungkasnya.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas