Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Asyik, Sebentar Lagi Ada Wisata Malam Bernuansa Digital di Kebun Raya Bogor

Bagaimana rasanya piknik pada malam hari di Kebun Raya? Sensasi inilah yang sebentar lagi bisa dinikmati oleh warga Kota Bogor dan sekitarnya.

Asyik, Sebentar Lagi Ada Wisata Malam Bernuansa Digital di Kebun Raya Bogor
Tribunnews.com/Dodi Esvandi
Suasana Lapangan Astrid di komplek Kebun Raya Bogor pada Kamis (29/4/2021). PT Mitra Natura Raya yang kini dipercaya mengelola Kebun Raya Bogor tengah mengebut program revitalisasi di Kebun Raya Bogor. 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Piknik ke Kebun Raya Bogor pada siang hari mungkin sudah biasa bagi mereka yang pernah berkunjung ke tempat wisata di jantung kota hujan itu.

Tapi bagaimana rasanya piknik pada malam hari di Kebun Raya? Sensasi inilah yang sebentar lagi bisa dinikmati oleh warga Kota Bogor dan sekitarnya.

PT Mitra Natura Raya yang kini menjadi mitra Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2KTKR-LIPI) dalam pengelolaan empat kebun raya di Indonesia (Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Bali) tak lama lagi akan menghadirkan wisata malam bertajuk GLOW di Kebun Raya Bogor.

Kegiatan wisata malam bernuansa digital itu akan hadir mulai Agustus 2021 nanti.

Taman Obat
Suasana Taman Obat yang berada di dalam komplek Kebun Raya Bogor

Aulia Mahariza, Direktur Operasional PT Mitra Natura Raya yang merupakan anak perusahaan Kompas Gramedia mengatakan, wisata malam bertajuk GLOW adalah salah satu program baru yang akan hadir di Kebun Raya Bogor, selain program revitalisasi Taman Tematik akan dilakukan ke Taman Meksiko dan Taman Akuatik.

Baca juga: Selain Terapkan Protokol Kesehatan, Ini 5 Tips Piknik dengan Keluarga di Tengah Pandemi

Lewat wisata GLOW itu, para pengunjung bisa menikmati suasana malam di Kebun Raya dengan gemerlap lampu spektakuler yang memanjakan mata.

Aulia tak menampik konsep wisata malam yang menghadirkan gemerlap lampu-lampi itu meniru hal yang dibuat oleh pengelola Singapore Botanic Gardens dan Gardens by the Bay di negeri tetangga.

"Kalau Singapura bisa buat seperti itu, kenapa kita tidak," kata Aulia saat acara buka puasa bersama dengan sejumlah media di Restoran Raasaa di komplek Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/4/2021).

Restoran Raasaa
Restoran Raasaa yang berada di dalam komplek Kebun Raya Bogor

Selain wisata GLOW yang hadir pada Agustus 2020, pengelola Kebun Raya Bogor juga akan mengadakan Bazar Taman Hari Raya (THR) di beberapa area untuk meramaikan Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Bazar THR untuk meramaikan Idul Fitri 1442 H akan diadakan di area Kebun Raya, yakni Bogor, Cibodas, Purwodadi serta Eka Karya Bali," ujar Aulia.

Baca juga: Begini Suasana Ngabuburit di Situ Cikaret Cibinong Bogor

PT Mitra Natura Raya sendiri kini tengah mengebut program revitalisasi di Kebun Raya Bogor.

Revitalisasi dilakukan pada Taman Meksiko dan Taman Akuatik yang akan menjadi taman tematik. Revitalisasi telah dilakukan sejak Maret 2021 lalu itu direncanakan rampung pada Juni 2021 mendatang.

Dari revitalisasi itu nantinya diharapkan masyarakat akan mendapatkan pengetahuan hayati terkait koleksi sukulen, juga beragam tumbuhan di masing-masing taman.

Director Marketing and Revenue PT Mitra Natura Raya (MNR), Michael Bayu mengatakan, Taman Meksiko dan Akuatik memiliki karakternya masing-masing.

Taman Akuatik
Taman Akuatik yang berada di komplek Kebun Raya Bogor. Saat ini taman tersebut tengah direvitalisasi dan diperkirakan proses revitalisasi itu akan selesai pada Juni 2021

"Di Taman Meksiko kita akan membuat seolah-olah anda sedang berada di tengah gurun pasir. Kalau di Taman Akuatik nanti banyak atraksi-atraksi air yang akan ada di sana karena fokusnya adalah tanaman air," kata Bayu.

Ia menjelaskan, dalam era yang serba visualisasi, tanaman tersebut dikemas dengan metode visual.

Nantinya setiap tanaman memiliki barcode yang ketika diunduh akan mengeluarkan data singkat dari tanaman tersebut.

Dengan metode tersebut, maka pengunjung yang datang nantinya tidak hanya melihat-lihat tanaman, melainkan juga mendapatkan edukasi secara interaktif yang dinilai menarik, terutama untuk generasi Z yang cenderung menyukai metode visual.

Baca juga: Tempat Wisata Akan Diawasi Ketat Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

"Di Taman Meksiko misalnya, akan ada tujuh titik edukasi yang dibuat secara interaktif. Kalau di Taman Akuatik nanti ada lima. Edukasi yang akan dibuat secara interaktif ini mudah-mudahan generasi muda, generasi milenial, dan generasi Z itu nanti akan bisa tertarik lagi untuk kembali ke alam," tutur Bayu.

Sementara itu General Manager Corporate Communication and Security PT Mitra Natura Raya , Zaenal Arifin berharap dengan adanya media massa bisa bekerja sama dengan Kebun Raya Bogor untuk melakukan publikasi terhadap masyarakat.

"Harapannya berbagai media massa bisa bekerja sama dengan Kebun Raya untuk mendukung publikasi pengetahuan hayati kepada masyarakat," kata Zaenal.

Dia mengatakan, taman tematik di Kebun Raya Bogor masih menjadi salah satu topik menarik di media massa.

Bahkan, bukan hanya Taman Meksiko dan Akuatik yang tengah direvitalisasi sejak Maret 2021, tapi juga ada beberapa taman tematik lainnya. Di antaranya, Taman Nephentes, Obet de Orchidarium, Durian, Bromelia, dan Kopi.

Taman Kopi
Suasana Taman Kopi di komplek Kebun Raya Bogor. Taman Kopi adalah satu dari sekian taman tematik yang ada di komplek Kebun Raya Bogor

Zaenal menjelaskan, tujuan dari revitalisasi Taman Meksiko dan Akuatik adalah untuk menyampaikan pesan konservasi dan edukasi kepada pengunjung Kebun Raya Bogor.

Dalam pelaksanaannya, sambung dia, tentu tetap menjaga kelestarian serta mempertahankan tanaman yang sebelumnya telah menjadi koleksi di sana.

Baca juga: Beribadah Sambil Menikmati Keindahan Arsitektur Ala Turki di Masjid At-Tin Taman Mini

"Termasuk spesies tumbuhan iklim kering, yakni Cactus cereusrepandus maupun Jatropha padagrica di Taman Meksiko. Juga Cyperus papyrus, Sonneratia caseolaris, dan Victoria amazonica di Taman Akuatik,” jelas Zaenal.

Selain revitalisasi Taman Meksiko dan Akuatik serta wisata GLOW, hadirnya Olive Store dan Resto Raasaa di Kebun Raya Bogor juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik serta kepuasan pengunjung.

Di Olive Store, pengunjung bisa membeli berbagai macam merchandise dan hampers menarik untuk dijadikan suvenir.

"Ke depannya kami akan mengembangkan Olive Store sebagai pusat suvenir. Adapun Resto Raasaa merupakan destinasi restoran yang menyajikan aneka makanan dengan cita rasa nusantara," kata Aulia.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas