5 Kuliner Khas yang Wajib Ada saat Tahun Baru Imlek
Sederet rekomendasi kuliner khas saat Tahun Baru Imlek 2026, simak berikut ini.
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
Ringkasan Berita:
- Rekomendasi kuliner khas saat perayaan Tahun Baru Imlek.
- Mulai dari Kue Keranjang, Mi Panjang Umur hingga Jeruk Mandarin wajib tersedia di rumah.
- Deretaan makanan ini memiliki makna yang simbolis dengan keberuntungan dan rezeki di tahun baru.
TRIBUNNEWS.COM - Menjelang Tahun Baru Imlek, keluarga Tionghoa di berbagai daerah mulai menyiapkan hidangan istimewa yang sarat makna simbolis.
Selain menjadikan makan bersama sebagai bagian dari tradisi keluarga, makanan khas Imlek juga dipercaya membawa keberuntungan, rezeki, kesehatan, dan kebahagiaan di tahun yang baru.
Perayaan Imlek tak hanya tentang lampion warna merah dan angpao yang dibagikan kepada anak-anak.
Tetapi juga tentang beragam hidangan yang disajikan di meja makan sebagai simbol doa dan harapan baik.
1. Kue Keranjang (Nian Gao)
Kue keranjang menjadi salah satu makanan paling ikonis saat Imlek. Terbuat dari ketan dan gula, teksturnya yang lengket serta rasa manisnya melambangkan keharmonisan keluarga dan hubungan yang erat antar anggota keluarga.
Dalam bahasa Mandarin, nian gao terdengar seperti “tahun yang lebih tinggi”, sehingga makanan ini juga dipandang sebagai simbol pertumbuhan rezeki, kemajuan, dan keberuntungan yang meningkat di tahun baru.
Selain disantap langsung, kue ini sering diolah menjadi versi goreng atau dihidangkan dengan kelapa parut.
2. Mi Panjang Umur (Longevity Noodles)
Mi panjang umur adalah hidangan yang sangat penting dalam tradisi Imlek karena dipercaya membawa doa agar panjang umur dan kesehatan yang baik.
Mi ini disajikan panjang tanpa dipotong—karena memutus mi sama dengan “memutus” nasib baik—sehingga dipercaya dapat memberi energi positif bagi kehidupan yang panjang dan lancar sepanjang tahun.
Baca juga: Imlek 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Libur dan Long Weekend Februari
Biasanya mi ini dimasak dengan kuah gurih, sayuran, dan daging, lalu disantap dengan hati-hati tanpa memotong atau memutusnya.
3. Jeruk Mandarin & Buah Citrus
Buah jeruk mandarin serta buah citrus lain seperti jeruk tangerine selalu hadir di perayaan Imlek karena warna emasnya menyerupai logam mulia yang melambangkan kemakmuran dan keberuntungan.
Selain disajikan di meja makan, buah ini sering diberikan sebagai hadiah atau hantaran saat saling berkunjung antar keluarga dan kerabat.
Bahasa Mandarin untuk jeruk dan tangerine juga mirip dengan kata-kata yang berarti keberuntungan dan sukses, menambah nilai simbolisnya.
4. Jiaozi (Pangsit China)
Jiaozi atau pangsit menjadi hidangan yang populer saat Imlek, terutama di wilayah utara China. Bentuknya menyerupai yuanbao, uang logam zaman kuno, sehingga makanan ini dipercaya mendatangkan kemakmuran dan kekayaan bagi keluarga.
Proses membuat jiaozi sering dilakukan bersama keluarga, melambangkan kerja sama dan kebersamaan antar generasi.
Pangsit ini dapat direbus, dikukus, atau digoreng, dan disajikan sebagai bagian dari pesta makan malam pergantian tahun.
5. Manisan & Kacang-Kacangan
Manisan dan aneka kacang-kacangan sering disajikan sebagai camilan di toples-toples kecil selama perayaan Imlek.
Rasa manis pada manisan mewakili harapan kehidupan yang manis dan bahagia, sedangkan kacang melambangkan kesuburan dan rezeki yang terus bertambah.
Hidangan ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menjadi simbol doa agar kehidupan keluarga selalu diberkahi keberuntungan dan harmonis di tahun baru.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul 5 Kuliner yang Wajib Ada di Rumah saat Tahun Baru Imlek
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.