Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Chef Martin Praja Sebut Es Teler Menu Klasik Favorit Berbuka Puasa

Perpaduan buah segar dengan rasa manis, serta tekstur creamy, membuat es teler memiliki sensasi rasa yang sangat akrab di lidah orang Indonesia.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
Ringkasan Berita:
  • Es teler merupakan kuliner khas Indonesia, terdiri campuran potongan buah alpukat, kelapa muda, dan nangka. Rasanya manis dan segar
  • Selain kolak, es teler merupakan menu pilihan banyak orang untuk berbuka puasa saat Ramadan
  • Perpaduan buah segar dengan rasa manis yang pas serta tekstur creamy membuat es teler memiliki sensasi rasa yang sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia

 

TRIBUNNEWS.COM - Chef Martin Praja menilai es teler menjadi salah satu contoh kuliner yang tak lekang oleh tren dan selalu dinantikan setiap bulan Ramadan tiba. 

Menurut Martin, perpaduan buah segar dengan rasa manis yang pas serta tekstur creamy membuat es teler memiliki sensasi rasa yang sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia. Kehadiran es teler seolah menjadi kewajiban dalam tradisi berbuka puasa.

“Es teler punya karakter rasa yang harus seimbang antara manis, gurih, dan creamy. Justru pada menu klasik seperti inilah konsistensi benar-benar diuji. Karena sudah begitu familiar, sedikit saja perubahan rasa akan langsung terasa,” ujar Chef Martin Praja dalam talkshow "Rasakan Kemenangan Ramadan Dairy Champ" di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Di sisi lain, Najla Bisyir, pelopor dessert box Bittersweet by Najla, mengakui bahwa Ramadan adalah periode paling menantang bagi pelaku usaha kuliner. 

Lonjakan permintaan yang drastis menuntut ketelitian ekstra agar kualitas rasa tidak menurun.

“Ramadan selalu jadi ujian konsistensi. Kami harus memastikan rasa tetap sama saat produksi meningkat skala besar. Apalagi sekarang konsumen semakin kritis, mereka sering menentukan pilihan menu setelah melihat ulasan dan rating di aplikasi pesan-antar,” jelas Najla.

Rekomendasi Untuk Anda

Bagi pelaku usaha kuliner, menjaga standar bahan baku menjadi kunci utama untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan. 

Kesalahan kecil pada takaran atau kualitas bahan dapat berdampak langsung pada reputasi bisnis, terutama di era digital di mana ulasan negatif dapat menyebar dengan cepat.

Melihat fenomena ini, Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi, menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum emas bagi UMKM kuliner untuk meningkatkan pendapatan.

Namun, ia mengingatkan agar para pelaku usaha tidak terlena dengan tingginya jumlah pesanan hingga mengabaikan kualitas.

“Di tengah lonjakan permintaan, menjaga konsistensi kualitas adalah harga mati agar kepercayaan konsumen tetap terjaga,” tegas Dodi.

Pada akhirnya, bagi masyarakat, mencari menu berbuka bukan sekadar urusan mengenyangkan perut. Seperti es teler yang disebut Chef Martin Praja sebagai menu tak lekang waktu, konsumen sebenarnya mencari pengalaman rasa yang akrab dan konsisten dari tahun ke tahun.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas