Termometer Tertinggi di Dunia Dijual Rp32,8 Miliar, Siapa Pemilik Berikutnya?
Termometer ikonik setinggi sekitar 41 meter yang berdiri di gurun Mojave, California, kini dijual seharga $1,85 juta bersama properti
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Termometer ikonik setinggi sekitar 41 meter yang berdiri di gurun Mojave, California, kini dijual seharga $1,85 juta bersama properti seluas 4,3 hektar di kota Baker.
- Struktur bersejarah yang dibangun pada 1991 oleh pengusaha Willis Herron ini kini dijual oleh keluarganya karena tidak ada generasi penerus yang bisa mengelolanya secara aktif.
- Selain sebagai landmark wisata, properti ini juga menawarkan potensi bisnis
TRIBUNNEWS.COM - Termometer tertinggi di dunia mungkin sudah terbiasa dengan suhu yang terus meningkat — namun kini ia merasakan "panas" dari pasar properti.
Dilansir Independent, struktur setinggi 134 kaki (sekitar 41 meter) yang menjulang di atas Interstate 15 di Gurun Mojave, antara Las Vegas dan Los Angeles, kini masuk dalam listing properti senilai $1,85 juta (sekitar Rp32,8 miliar) untuk lahan seluas 4,3 hektar di Baker, California.
Listing tersebut menggambarkan landmark ini sebagai ikon pinggir jalan yang diakui secara global dan "pada intinya, 134 kaki ruang iklan vertikal."
Atraksi tepi jalan ini baru saja direnovasi dan kini "berjalan lebih baik dari sebelumnya," kata broker listing, Baron Castillo, pemilik Apartment Building Investments, kepada Las Vegas Review-Journal. Ia juga menyebut termometer ini bisa ditingkatkan dengan papan digital untuk keperluan branding atau logo.
Keluarga mendiang pengusaha Baker, Willis Herron — yang menginvestasikan $750.000 untuk membangun termometer ini pada 1991 — masih memiliki properti tersebut, namun merasa sudah saatnya menyerahkan kepemilikan kepada pemilik baru.
"Karena beberapa dari kami sudah mendekati usia pensiun, kami merasa tidak lagi bisa mencurahkan waktu dan perhatian di sini seperti yang kami inginkan," tulis anggota keluarga di situs resmi World's Tallest Thermometer.
"Meskipun beberapa ahli waris kami tinggal di sekitar sini, mereka telah membangun karier masing-masing yang padat, sementara yang lain menetap di luar negara bagian — artinya tidak ada satu pun dari generasi berikutnya yang bisa mengambil alih operasional sehari-hari. Demi memastikan pelestarian jangka panjang termometer ini dan agar dapat mencapai potensi penuhnya, kami memutuskan bahwa inilah saat yang tepat untuk mencari pemilik visioner berikutnya."
Properti ini juga mencakup stasiun pengisian kendaraan listrik (EV) dan sebuah bangunan ritel yang menampung toko suvenir bernama Temp 134, yang melayani lalu lintas kendaraan yang cukup ramai antara California Selatan dan Nevada Selatan.
Baca juga: Itinerary Macau 3 Hari 2 Malam, Jelajahi Kota & Landmark Ikonik
Castillo menyebut toko ini berpotensi dikembangkan menjadi restoran, kafe, atau microbrewery — memberi para wisatawan tempat untuk singgah sambil mengisi daya kendaraan mereka.
"Menurut saya, itulah penggunaan terbaik untuk tempat itu," kata Castillo kepada Las Vegas Review-Journal.
Berdiri di sepanjang Baker Boulevard, termometer raksasa ini berfungsi sebagai gerbang menuju Taman Nasional Death Valley — kawasan yang terkenal dengan panasnya yang ekstrem.
Death Valley sendiri memegang rekor suhu udara tertinggi yang pernah tercatat di bumi, yakni 134 derajat Fahrenheit (sekitar 57 derajat Celsius) pada musim panas 1913, menurut National Park Service. Angka inilah yang menginspirasi tinggi bangunan termometer tersebut.
Properti ini terletak di Baker, sebuah kota gurun tak terinkorporasi di San Bernardino County yang hanya seluas 2,7 mil persegi dan dihuni oleh 442 jiwa berdasarkan sensus AS tahun 2020.
Landmark ini telah menjadi bagian dari pemandangan gurun sejak awal 1990-an. Dibangun pada 1991, struktur ini dilaporkan pernah roboh akibat angin kencang sebelum dibangun ulang dengan fondasi yang lebih kuat agar tahan terhadap kondisi gurun yang keras.
Termometer ini secara resmi dinyalakan dan mulai beroperasi pada 1992, menurut situs World's Tallest Thermometer.
Ini bukan satu-satunya landmark unik di sepanjang Interstate 15. Masih ada rambu jalan bertuliskan "Zzyzx Road" yang terkenal karena ejaannya yang tak biasa, sekitar 95 mil di barat daya Las Vegas Strip, serta bekas taman air penuh grafiti yang terletak sekitar 130 mil dari kawasan kasino tersebut.
(*)