Getah Nyatu, Cenderamata Khas Kabupaten Kapuas
Cenderamata dari bahan getah nyatu merupakan kerajinan khas suku Dayak di kabupaten Kapuas
Tayang:
Penulis:
Syamsuddin Rudiannoor
Editor:
Widiyabuana Slay
Cenderamata dari bahan getah nyatu merupakan kerajinan khas suku
Dayak di kabupaten Kapuas (Kalteng) khususnya desa Dahirang, kota Kuala
Kapuas.
Barang-barang yang umumnya dibuat berupa ukiran banama (perahu/
jukung), rumah betang, patung dayak, tugu bundaran kota Kuala Kapuas
atau miniatur Sandung (rumah tulang manusia setelah tiwah).
Dewasa ini desa Dahirang mulai dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Kapuas, dalam hal ini Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas sebagai desa wisata. Salah kegiatan yang mendukung adalah dalam tahun 2011 dibangun beberapa fasilitas pendukung diantaranya komplek budaya betang Sungai Pasah.
Desa Sungai Pasah berada dilintasan jalan trans Kalimantan
(Banjarmasin-Palangkaraya). Di kampung ini terdapat sejumlah perajin
getah nyatu dan toko-toko yang menjadi pengumpul dan penjual hasil para
perajin. Salah satu yang cukup terkenal adalah milik Tinga K Jaffar
(72 tahun) dengan lebel usaha : “Antik”.
Permasalahan para perajin adalah sulitnya bahan baku getah nyatu.
Kesulitan ini menjadi penyebab terancamnya kelestarian kerajinan. Sampai
kapan kah kerajinan yang menjadi ciri khas Kampung Dahirang itu bisa
bertahan? Yang pasti laju perusakan hutan sangat mengancam usaha ini.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Berita Populer




