Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Tribunners / Citizen Journalism

Pura-pura Bertamu, OTD Gasak Harta Komala

Kejadian tersebut baru diketahui korban setelah sadar dari pingsannya, dan ternyata pelaku yang bertamu ke rumahnya sudah kabur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Akibat dihipnotis orang tak dikenalnya, harta benda milik Komala Sari (31), warga Jalan Teratai No 143, Pekanbaru, Rabu (1/2/2012) sekitar pukul 09.30 WIB senilai Rp 20 juta dibawa kabur pelaku.

Kejadian tersebut baru diketahui korban setelah sadar dari pingsannya, dan ternyata pelaku yang bertamu ke rumahnya sudah kabur. Tak terima atas peristiwa itu, korban melapor ke kantor polisi.

Menurut pengakuan korban dalam laporan tertulisnya dari jajaran Polresta Pekanbaru yang masuk ke Polda Riau, saat itu Rabu (1/2/2012) sekitar pukul 09.30 WIB pelaku datang bertamu ke rumah korban. Tanpa menaruh rasa curiga korban mendatangi pelaku.

Saat Komala datang pelaku langsung menghipnotis Komala. Setelah korban tidak sadarkan diri pelaku dengan leluasa mengambil harta benda korban berupa cincin, satu unit Ipad merek Apple, empat unit HP merek Blackberry, Samsung, Nokia CDMA, dan Handycam merek Sony serta dompet. Akibat ulah pelaku tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan saat dikonfirmasi Kamis (2/2/2012) membenarkan ada laporan pencurian dengan cara menghipnotis korbannya dari jajaran Polresta Pekanbaru masuk ke Polda Riau.

Menurutnya laporan tersebut masih dalam penyelidikan pihak reskrim Polresta Pekanbaru. "Saat ini penyidik sudah meminta keterangan dari korban dan penyidik masih memburu pelakunya," ujar Pandiangan. (Laporan: Rino Syahril)

Rekomendasi Untuk Anda

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas