Pendidikan Kelapa Sawit PKSCWE Dilirik Malaysia
Sejumlah Perusahaan Perkelapasawitan, Lembaga Pendidikan, serta Pelatihan di Malaysia tertarik terhadap metode dan proses pendidikan Kelapa Sawit yang di terapkan oleh Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (PKSCWE)
Penulis:
citrawidya edukasi
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, CIBITUNG - Sejumlah Perusahaan Perkelapasawitan, Lembaga Pendidikan, serta Pelatihan di Malaysia tertarik terhadap metode dan proses pendidikan Kelapa Sawit yang di terapkan oleh Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (PKSCWE). Ini dibuktikan melalui adanya nota kesepakatan kerjasama antara Serawak Plantation Agriculture Development (SPAD) dengan pihak PKSCWE yakni dalam hal pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber daya.
Dalam kunjungan non kenegaraan, mewakili Serawak Plantation Berhad (SPB) ke Kampus PKSCWE pada bulan Januari lalu. Wakil Menteri Promosi Pendidikan dan Technical, Datuk Haji Len Talif Salleh menyatakan berkeinginan untuk belajar model dan metode pendidikan perkelapasawitan dari PKSCWE, "Saya berharap dapat belajar banyak dari Indonesia, khususnya PKSCWE, mengenai metode pendidikan dan pelatihan kelapa sawit."
Lebih lanjut, menanggai hal tersebut. Direktur PKSCWE, Kol.Art. (Purn) R.B. Iskandar Kristantoro, menyatakan keterbukaan secara positif terhadap keinginan Wakil Menteri Promosi Pendidikan dan Technical untuk mempelajari model dan metode pendidikan yang di terapkan oleh PKSCWE.
"Kami sebagai salah satu institusi pendidikan dan pelatihan Kelapa Sawit di Indonesia menyambut baik keinginan Kementerian Promosi Pendidikan dan Technical Malaysia untuk mempelajari model dan metode pendidikan serta pelatihan yang di terapkan PKSCWE, secara positif dan berimbang."
SPB merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit asal Malaysia yang menyatakan ketertarikan nya terhadap metode pendidikan dan pelatihan yang di terapkan oleh PKSCWE, serta berencana untuk menerapkan metode yang serupa di perusahaan nya, khususnya dalam hal pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM).
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.