Saatnya Anak Papua Go Internasional
Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan saatnya anak-anak Papua go Internasional dalam bermain sepakbola.Bakat sepakbola anak-anak Papua cukup baik secara nasional sehingga sudah sewajarnya bisa bersaing secara internasional.
Penulis:
dominggus arnold mampioper
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan saatnya anak-anak Papua go Internasional dalam bermain sepakbola.Bakat sepakbola anak-anak Papua cukup baik secara nasional sehingga sudah sewajarnya bisa bersaing secara internasional.
"Tete (opa) pernah bermain di timnas dan sekarang jadi Menteri, berharap suatu waktu anak-anak bisa memperkuat timnas Indonesia,"tutur Mangindaan saat berkunjung dan menyerahkan sebanyak 350 bola kaki di Emsyk UniPapua, Senin(6/2/2012).
Mangindaan mantan Pangdam XVII/Cenderawasih ini berharap suatu saat nanti banyak anak-anak Papua yang mampu bermain di luar Indonesia."Masakan pemain Indonesia kalah sama Thailand, Singapura dan Malaysia yang bermain di luar negaranya," tutur Mangindaan.
Sementara itu Benny Pepuho Direktur Akademi Sepakbola Emsyk Uni Papua meras bersyukur atas keunjungan dan pelantikan pengurus Emsyk Uni Papua oleh EE Mangindaan yang juga ikut terlibat menjadi pelindung bagi Akademi Sepakbola Emsyk Uni Papua di Jayapura.
"Saya berterima kasih karena beliau mau menjadi pelindung Emsyk Uni Papua,"tutur Pepuho.
Sedangkan Carolino Ivakdalam pelatih Emsyk Uni Papua mengatakan bantuan bola kaki ini sangat penting karena sejak usia dini anak-anak harus selalu bermain dengan bola. "Program ini sesuai materi pelatihan yang diberikan Berth Pentury dari PSSI kepada para pelatih usia dini di SSB Papua,"tutur Ivakdalam mantan asisten pelatih Persema Malang seraya menambahkan bagi anak-anak sejak pemanasan hingga game harus selalu bermain dengan bola.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.