Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Blog Tribunners

Gafatar Ikut Dukung Earth Hour di Makassar

Pada 31 Maret 2012, World Wildlife Fund (WWF) mengajak publik di seluruh dunia untuk memadamkan lampu selama 60 Menit

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasrye jie
Editor: Widiyabuana Slay
zoom-in Gafatar Ikut Dukung Earth Hour di Makassar
http://gafatar.org/gerakan-fajar-nusantara-berita/36/GAFATAR-ikut-mendukung-Earth-Hour-di-Makassar

TRIBUNNEWS.COM - Pada 31 Maret 2012, World Wildlife Fund (WWF) mengajak publik di seluruh dunia untuk memadamkan lampu selama 60 Menit sebagai bentuk kesadaran untuk berhemat energi. Momen ini dilaksanakan di 147 negara, termasuk Indonesia. Dalam kerangka tersebut, Gerakan Fajar Nusantara (GAFATAR) Sulawesi Selatan bersama 41 komunitas lain, tiga ikon gedung di kota Makassar dan ribuan rumah mendukung aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap penyelamatan bumi.

Aksi ini diawali pada pukul 14:00 Wita dengan karnaval berjalan kaki dari depan Hotel De Luna – Jl. Jend. Sudirman – Jl. Haji Bau – Jl. Penghibur sebagai simbol mengurangi emisi gas karbondioksida dan monoksida yang merusak udara. Anak-anak homeschooling GAFATAR Sulsel ikut ambil andil dengan 65 anak yang sangat antusias dan semangat mendukung gerakan peduli ini. Dengan kompak berseragam orange, 251 anggota Gafatar yang dikomandoi Pembina DPD Sulawesi Selatan bung Fahmi Abu Yusuf dan Abdul Hafid ikut menerangi Anjungan Pantai Losari dengan lilin saat pemadaman lampu berlangsung antara pukul 20:30-21:30 Wita.

Ketua Panitia Earth Hour WWF Makassar, Abadi Gunawan mengatakan bahwa peningkatan partisipasi ini menjadi bukti masyarakat, khususnya anak muda, Makassar punya kepedulian terhadap penyelamatan bumi. Perubahan iklim merupakan salah satu ancaman kehidupan di Bumi yang paling signifikan. Salah satu cara untuk menghambat percepatan sumbernya adalah dengan mengajak setiap individu melakukan perubahan gaya hidup. "Hemat energi sangat mudah dijadikan gaya hidup, dimulai dari diri sendiri” ujarnya.

Duta Global Earth Hour Sulsel, Gubernur Sulsel, Dr. H Syahrul Yasin Limpo. MH, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini memiliki arti yang sangat besar pada dunia. “Jika kita sayang pada alam, maka alam akan sayang pada kita," katanya sebelum melakukan aksi simbolis memadamkan tombol saklar lampu. Turut hadir pula  Ketua DPRD Sulsel HM Roem dan Kepala PLN Wilayah Sulselbartra, Zulkifli Abdullah mendampingi Gubernur Sulsel.

Direktur World Wildlife Fund (WWF) Indonesia Region Sahul, Benja Mambai, menambahkan, aksi ini juga merupakan dukungan terhadap komitmen Indonesia untuk berkontribusi pada penurunan emisi karbon dunia, sebesar 26 persen hingga 2020. Aksi ini merupakan yang keempatkalinya digelar di Indonesia. Tahun ini, 26 kota ikut berpartisipasi memadamkan lampu dan mematikan peralatan listrik yang tidak terpakai.

Tidak kurang dari 147 negara dan 1,8 miliar penduduk dunia menjadi bagian dari aksi yang menurut perhitungan dapat mengurangi emisi hingga 267 ton. Kampanye yang bertemakan "Ini Aksiku, Mana Aksimu?" ini merupakan simbol untuk menjadi bagian dari gaya hidup dalam menyelamatkan bumi dari efek pemanasan global.

Diakhir acara anggota GAFATAR sibuk membersihkan sampah yang berserakan pada tempat acara tersebut sebagai bentuk peduli terhadap lingkungan sekitar.

Rekomendasi Untuk Anda

http://gafatar.org/gerakan-fajar-nusantara-berita/36/GAFATAR-ikut-mendukung-Earth-Hour-di-Makassar

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas