Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Jangan Anggap Remeh Bahasa Inggris, Perwira AU Juga Belajar

Pada era sekarang kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, merupakan hal penting

Jangan Anggap Remeh Bahasa Inggris, Perwira AU Juga Belajar
IST
Aktivitas perwira remaja TNI AU dalam English Camp. 

Oleh :

Kolonel Sus Drs. Mardoto, M.T. (Kepala Departemen Akademika AAU)

 TRIBUNNEWS.COM - Pada era sekarang kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, merupakan hal penting bagi setiap personel dalam menjalin dan memperluas komunikasi jaringan secara nasional maupun global. Demikian pula bagi Perwira Remaja TNI AU dalam mempersiapkan diri untuk titian karir dalam organisasinya yang berlevel world class. Oleh sebab itu TNI AU memprogramkan Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) secara rutin setiap tahun untuk setia personel yang baru dilantik sebagai Perwira Remaja TNI AU.

 Untuk pelaksanaan KIBI Perwira Remaja TNI AU Tahun 2012 yang diselenggarakan di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta disamping kegiatan klasikal dan aktivitas rutin lainnya, saat ini diwarnai juga dengan inovasi program baru yang disebut dengan ENGLISH CAMP. Kegiatan ini secara murni untuk mengaplikasikan kemampuan dan ketrampilan berbahasa Inggris secara intens,  menyenangkan, bermakna, sekaligus merupakan ajang pertemuan para penggiat english communities yang ada di Yogyakarta, terutama kalangan mahasiswa, seraya menjalin rasa bangga kebangsaan antar generasi muda.

 ENGLISH CAMP yang telah dibuka secara resmi pada hari Selasa, 4 September 2012 di AAU, pada acara pembukaan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan ditutup dengan lagu Bagimu Negeri. Kegiatan ini didukung penuh oleh Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Bambang Samoedro, S.Sos., dengan melibatkan peserta yang terdiri dari 165 Perwira Siswa KIBI dan 39 mahasiswa dari 8 perguruan tinggi di Jogjakarta, yaitu UPN Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, Universitas Atmajaya, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Yogyakarta, dan Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto. Pada kesempatan ini para mahasiswa didukung secara penuh oleh Lembaga pendidikan AAU dalam hal akomodasi dan konsumsi selama mengikuti kegiatan ENGLISH CAMP.

Dibawah arahan Kolonel Sus Drs. Mardoto, M.T. (Kepala Departemen Akademika AAU) selaku Kepala Sekolah KIBI para peserta ENGLISH CAMP yang tinggal di Kstarian AAU selama 3 hari 2 malam, dari tanggal 4 sampai dengan 6 September 2012, berinteraksi dengan sesama peserta dengan keharusan menggunakan media bahasa Inggris. Aktivitas yang dijalankan sangat beragam karena sejak dibuka mereka langsung mengikuti acara General Orientation, Culture Awareness, dan Sosializing. Pada hari pertama, malam hari mereka harus sudah mempersiapkan acara Culture Performance, yang berupa tampilan seni budaya yang dikuasainya.

 Pada hari kedua, mereka juga diajak memahami kehidupan di Ksatrian AAU salah satunya dalam bentuk Morning and Evening Roll Call. Kegiatan lainnya adalah Aerobic dan Fun Base Walking. Acara penting dalam English Camp adalah seminar diantara peserta, dengan topik besar “Youth, Education and Nationalism in Global Information and Technology”. Seminar ini menjadi penting karena menyentuh kehidupan nyata para peserta yang semuanya generasi muda penerus bangsa, apalagi dari bauran komponen bangsa yang berlabel sipil maupun militer. Acara hari kedua ditutup malam harinya dengan Culture Performance hasil kolaborasi dari kemampuan kreatifitas para peserta ENGLISH CAMP.

 Pada hari ketiga para peserta ENGLISH CAMP juga mengikuti acara bincang-bincang dengan topik Educational Institution Orientation, dimana sebagian waktu acara ini dipancarkan langsung melalui Radio Karbol AAU. Selain itu juga ada diskusi kesehatan dengan tema yang sangat menarik mengenai HIV/AIDS.

 Keragamana acara yang dirangkai dalam ENGLISH CAMP ini dan diselenggarakan dalam format komunikasi yang harus berbahasa Inggris diharapkan dapat merapatkan sinergitas antar generasi muda Indonesia dan terbentuknya jaringan yang positif antar komponen bangsa, serta dapat menyemaikan kadar nasionalisme secara maksimum, tanpa mengabaikan pencapaian ketrampilan dan kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris. (www.mardoto.com)

TRIBUNNERS POPULER

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Widiyabuana Slay
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas