Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

FX Arief Poyuono: Momentum Revolusi

BBM naik, buruh blokade pabrik, blokade bandara, mogokkan pelabuhan, terminal dan lain-lain.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Rachmat Hidayat

Oleh Ketua Presidium FSPBUMN Bersatu, FX.Arief Poyuono

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Tolong katakan kepada kawan Prakoso, Singkir, Kirnoto, revolusi dan perubahan nasib buruh tak harus menunggu hingga pidato kenegaraan presiden, 16 Agustus 2013.  Revolisi tak bisa dijadwal seperti janji ngopi-ngopi dan proyek yang bisa dijadwal.

Revolusi adalah momentum. Dan saat ini adalah momentumnya. BBM naik, buruh blokade pabrik, blokade bandara, mogokkan pelabuhan, terminal dan lain-lain.

Kenaikan harga BBM akan membuat 24 juta  buruh dan keluarganya makin miskin dan menurunkan kualitas hidup buruh yang berdampak pada produktivitas. Selain itu, kenaikan BBM akan menghasilkan PHK besar besaran bagi buruh hingga jutaan buruh.

Selain PHK dan kualitas hidup yang menurun bagi buruh, maka ada jutaan anak anak buruh akan putus sekolah karena tidak mampu membiayai sekolah anaknya ,sehingga kenaikan harga BBM yang dilakukan rezim SBY akan menghasilkan generasi yang bodoh dan akhirnya jadi pekerja kasar atau TKI.

Oleh karena itu, saya mengimbau kepada pimpinan buruh, prajurit TNI Polri  diseluruh indonesia untuk merapakan barisan melakukan aksi pemogokan nasional terkait kenaikan harga BBM yang akan segera diumumkan pemerintah. Kami kaum buruh juga mengajak prajurit TNI dan Polri serta pegawai negeri kecil untuk ikut dalam bagian penolakan BBM karena mereka juga terkena dampak kenaikkan BBM

Sebab sangat tidaklah adil bagi kaum buruh, prajuriit TNI Polri dan pegawai negeri rendahan jika BBM dinaikkan sementara pemerintahan SBY dan parpol pendukungnya menaikan BBM seenaknya dan korupsi besar besaran.

Rekomendasi Untuk Anda

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas