Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Kaum Nasionalis dan Nahdliyin Bersatu Tegakkan Empat Pilar

Sidang Paripurna MPR, 7 Oktober 2014, mencatat sejarah penting

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Rachmat Hidayat
zoom-in Kaum Nasionalis dan Nahdliyin Bersatu Tegakkan Empat Pilar
Super Ball/Feri Setiawan
Politisi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka 

Oleh politisi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang Paripurna MPR, 7 Oktober 2014, mencatat sejarah penting. Siapa pun pimpinan yang terpilih, tetap ada hal yang akan berperan dalam penegakkan dan implementasi empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Sejarah penting telah ditorehkan MPR. Dengan merapatnya Fraksi PPP ke Fraksi PDIP, Fraksi Hanura,Fraksi Nasdem, dan Fraksi PKB, melengkapi bersatunya Nasionalis dan Nahdiyin.

Jadi simbol perlawanan terhadap siapapun mereka yang menentang atau "bersekongkol" atau berkedok ajaran tertentu menyemai benih radikalisme yang anti terhadap keberagaman.

Empat pilar bukan sekedar jargon atau retorika di ruang-ruang sidang lembaga negara. Bukan jadi tirai muslihat untuk membiarkan benih kekerasan atas nama ajaran tertentu dihalalkan. 

Empat pilar bukan ajang adu pidato. Empat pilar harus jadi energi pemersatu dan bukan jadi alat balas dendam politik. Empat pilar hanya boleh jadi alat untuk wujudkan kesejahteraan berkeadilan sosial yang menjadi cita-cita dan tujuan dari Pancasila.

Rekomendasi Untuk Anda

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas