Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Orang Agamais, Pastinya Pancasilais

Agama lebih luas cakupannya dan komprehensif. Sedang Pancasila adalah falsafah dan dasar negara. Orang yang agamais pastilah pancasilais.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Orang Agamais, Pastinya Pancasilais
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Wakil Ketua Lembaga Bahstul Masail PBNU KH Cholil Nafis. 

Oleh: Cholil Nafis, Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU

Pancasila bukan agama, tetapi 'kesaktian'-nya terbukti dapat menyatukan agama-agama yang hidup dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NKRI yang diraih dengan perjuangan dan pengorbanan telah memilih Pamcasila sebagai sikap bijak untuk mempersatukan dan menyejahterakan masyarakat.

Umat Muslim mayoritas telah merelakan egonya untuk berbagi kebaikan yang terkandung dalam ajaran Islam dan menyingkirkan potensi perpecahan yang mungkin timbul saat proklamasi kemerdekaan dan kehidupan berbangsa selanjutnya di bumi Indonesia (dar'u al-mafasid muqaddam 'ala jalbi al-mashalih).

Kewajiban anak bangsa Sekarang ini adalah memelihara kerukunan antarumat dan internal umat beragama juga memaksimalkan potensi diri untuk mengisi kemerdekaan yang digali dari spirit dan nilai-nilai agama. Agama yang luhur dan suci perlu di-bumi-kan untuk menjadi pijakan manusia yang penuh ambisi dan nafsu.

Kini Perjuangan anak bangsa Indonesia yang dinantikan adalah mengentaskan kebodohan dan kemiskinan serta mengupayakan sumber daya alam sepenuhnya untuk rakyat Indonesia.

Pancasila tak perlu dipertentangkan apalagi dibenturkan dengan ajaran agama. Sebab agama lebih luas cakupannya dan komprehensif. Sedangkan Pancasila adalah kebutuhan sebagai falsafah dan dasar negara. Orang yang agamis pastinya adalah pancasilais.

Rekomendasi Untuk Anda

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas