Petani Tambak Belajar Prakiraan Cuaca
Perubahan cuaca dan iklim secara mendadak dapat berpengaruh langsung terhadap kehidupan udang yang ada dipelihara di dalam tambak.
Ditulis oleh : Abdul Salam Atjo, Penyuluh Perikanan Pinrang
TRIBUNNERS - Perubahan cuaca dan iklim secara mendadak dapat berpengaruh langsung terhadap kehidupan udang yang ada dipelihara di dalam tambak.
Guna mengantisipasi terhadap perubahan iklim tersebut maka petani tambak di kecamatan Suppa, Lanrisang, Mattirosompe dan kecamatan Duampanua kabupaten Pinrang diajari tentang prakiraan cuaca.
Kepala stasiun klimatologi wialayah IV Makassar, Abdul Tholib mengatakan, petani tambak cukup penting untuk mengetahui prakiraan cuaca sebelum melakukan penebaran bibit udang di tambak.
"Jika kedepan ada prakiraan cuaca yang megarah perubahan pada suhu dan curah hujan yang ekstrim maka petani tambak harap berhati-hati dalam mengelola usaha tambaknya,” ujar Abdul Tholib di hadapan peserta sekolah lapang yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Pinrang, Sabtu (19/3/2016).
Syarifuddin Zain, salah seorang peserta sekolah lapang dari kecamatan Lanrisang mengakui kalau perubahan cuaca yang ekstrim sangat berpengaruh langsung terhadap kelangsungan hidup udang yang dipelihara di tambak.
Menurut Sayarifuudin perubahan cuaca dari dingin ke panas dapat mengurangi tingkat kehidupan udang di tambak.
“Saya heran tiba-tiba udang saya banyak yang mati karena perubahan suhu air yang dingin pada malam hari dan panas sekali pada siang hingga sore hari sehingga udang stres dan banyak yang mati,” kata Syarifuddin.
Karena itu prakiraan cuaca menjadi penting dipelajari oleh petani tambak guna mengantisiasi terjadinya hal-hal yang merugikan petani tambak.
"Kami sengaja menghadirkan kepala stasiun klimatologi sebagai pemateri karena berkaitan langsung dengan kebutuhan petani tambak,” kata Hattah Fattah inisiator terlenggaranya kegiatan sekolah lapang petani tambak di kabupaten Pinrang.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Baca tanpa iklan