Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Blog Tribunners

6 Wanita Paling Berbahaya di Dunia

Selama ini wanita dianggap sebagai makhluk yang lemah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: irfan angga
zoom-in 6 Wanita Paling Berbahaya di Dunia
Istimewa
Judy Moran, pemimping gangster di Australia. 

TRIBUNNERS - Selama ini wanita dianggap sebagai makhluk yang lemah.

Namun tidak bagi wanita-wanita ini. Mereka mematahkan anggapan itu.  Tak hanya berani, mereka juga kuat, dan berpengaruh. 

Judy Moran - Pemimping Gangster(Australia)

Wanita yang paling berbahaya pertama adalah Judy Moran, wanita berusia 67 tahun asal Australia ini pernah melakukan pembunuhan terhadap kakak iparnya sendiri yaitu Joas Moran.

Atas tindakannya itu judy diganjar hukuman 26 tahun penjara sejak 10 Agustus 2011.

Suami pertama pemimpin gangster terbesar di Australia ini  tewas ditembak dalam perang antar gang dan anaknya juga tewas ditembak.

Suami keduanya juga tewas di club saat Judy sedang diasingkan.

Wanita yang dikenal sebagai pemimpin gangster terbesar di Australia ini 

Xiu Caiping - Ibu Mafia (China)

3 November 2009 merupakan akhir dari petualangan kriminal bawah tanah yang dilakukan si Xiu Caiping ibu mafia asal China.

Hakim pengadilan kota Chongqing mengganjar perempuan berusia 46 tahun itu hukuman penjara selama 18 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Xiu Caiping terbukti bersalah membuka tempat perjudian Ilegal dan menyuap para pejabat pemerintah.

Selain itu Xiu Caiping juga mengorganisir dan memimpin suatu organisasi kriminal, melakukan penahan ilegal dan melindungi para pemakai narkoba.

Atas tindakannya itu Xiu Caiping harus membayar denda sebesar 1,4 miliar Rupiah.

Sandra Avila Beltran - Pengedar Narkoba(Meksiko)

Wanita berbahaya berikut ini dijuluki Ratu Pasifi. Sandra Avila Beltran adalah pengendali bisnis obat bius di Meksiko.

Pamannya juga adalah pemimpin kartel penyeludupan narkoba di Meksiko.

Sepintas Sandra Avila Beltran tidak terlihat sebagai penjahat karena wajahnya yang cantik.

Namun karena kecerdasanya ia mampu menjalankan kartel perdagangan obat bius. Bahkan kehandalan dan pengaruhnya berhasil mengalahkan para pria yang bermain di bisnis yang sama. Itulah sebabnya ia menjadi satu-satunya wanita yang berhasil menduduki posisi tertinggi dalam bisnis dunia hitam itu.

Ajleen Wuornos - Pembunuh Berantai(Amerika)

Wanita berbahaya selanjutnya adalah Ajleen Wuornos, wanita ini adalah pembunuh berantai dan mengaku mendapat kenikmatan saat membunuh.

Saat ia menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK), 8 pria telah dibunuhnya, dimana 7 diantaranya berasal dari Florida, Amerika Serikat.

Kisahnya menjadi inspirasi pembuatan film Hollywod berjudul "Monster", dimana menceritakan bagaimana seorang wanita cantik bertransformasi menjadi pembunuh sadis.

Ajleen menjadi PSK sejak usia 15 tahun. Di hari pertamanya sebagai PSK, ia disiksa dan dianiaya oleh seorang kliennya. Ajleen melawan dan mengakibatkan terbunuhnya pria itu.

Ulrike Marie Mejhnof - Aktivis Militan (Jerman)

Memiliki paras yang cantik, membuat dunia terkecoh bahwa Ulrike Marie Mjhnof merupakan seorang perampok, yang memiliki kemampuan sabotase.

Ia dikenal sebagai seorang aktivis organisasi sayap kiri, yaitu Tentara Merah.

Wanita ini awalnya berprofesi sebagai orang wartawan, ia juga aktif di organisasi pelajar komnuis pada tahun enam puluhan.

Setelah itu ia memutuskan untuk meninggalakan karirnya di bidang Jurnalistik dan terjun langsung dalam pergerakan.

Dengan bantuan tentara bersenjata ia mendirikan Tentara Merah.

Beverly Allit - Perawat Pembunuh (Inggris)

Dan wanita yang paling berbaya yang terakhir adalah Beverly Allit yang dijuluki sebagai malaikat maut.

Pembunuh berantai Inggris ini berprofesi sebagai perawat. Ia menyalah gunakan posisinya untuk hasrat membunuh anak-anak yang tak berdosa.

Ia menyuntikan insulin kepada korbannya yang menyebabkan serangan jantung mendadak.

Tercatat 13 orang menjadi korbannya, dan empat diantaranya meninggal dunia.

Korbannya berusia antara empat hingga lima tahun. Berdasarkan pemeriksaan kejiwaan, Beverly menderita gangguan kesehatan mental aneh yang mendorongnya membunuh anak-anak agar mendapatkan perhatian orang lain.

Atas perbuatannya Beverly dikirim ke rumah sakit jiwa selama seumur hidup dengan pengamanan yang ketat.

Selengkapnya

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas