Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Blog Tribunners

Budaya Indonesia Menghilang Seiring Waktu

Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai budaya. Keragaman budaya ini terjadi karena negara Indonesia terdiri dari ratusan pulau-pulau di mana m

Penulis: Muchammad Andhika Supriyanto
zoom-in Budaya Indonesia Menghilang Seiring Waktu
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/Puspen TNI/Afika
TNI JADI DUTA BUDAYA TAMPILKAN KULTUR INDONESIA DI SUDAN - (El Geneina, Minggu 29 November 2015). Tepuk tangan meriah dari kurang lebih 2000 orang yang hadir dalam pergelaran acara festival budaya, sesaat usai penampilan personel TNI dari Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-A/Unamid (United Nations African Union Mission in Darfur) yang mempertunjukan tarian tradisional Indonesia, yaitu Tari Lenggang Mainang yang dikolaborasikan dengan Tari Saman, pada Asian Cultural Festival In Sudan, di Hotel Chorintia, Khartoum, Sudan Afrika, Sabtu (28/11/2015). TRIBUNNEWS.COM/Puspen TNI/Afika 

TRIBUNNERS - Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai budaya. Keragaman budaya ini terjadi karena negara Indonesia terdiri dari ratusan pulau-pulau di mana masing-masing pulau memiliki budayanya sendiri. Namun, saat ini budaya Indonesia terancam hilang karena terkikis oleh waktu.

Ada begitu banyak faktor yang menyebabkan budaya Indonesia berada dalam bahaya. Faktor-faktor tersebut berasal dari dalam dan luar.

Melalui tulisan ini, penulis akan menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terancamnya budaya asli Indonesia. Berikut adalah dua paragraf membahas faktor-faktor tersebut.

Faktor Internal

Penurunan keberadaan budaya Indonesia di rumahnya sendiri disebabkan oleh rakyatnya sendiri yang mengabaikan budaya mereka terutama untuk remaja.

Mereka terbuai oleh kehidupan modern dan mulai melupakan nilai-nilai yang diwariskan oleh nenek moyang mereka. Sebagai contoh, bahasa daerah, upacara budaya, adat dan tradisi Indonesia telah hilang di masyarakat.

Sekarang, kita bisa melihat tidak ada yang mau menggunakan bahasa lokal karena mereka malu disebut kampungan. Selain remaja yang sudah tidak peduli lagi dengan budaya, pemerintah juga kurang responsif dalam menangani masalah ini.

Tidak ada upaya yang nyata dari pemerintah untuk mempertahankan budaya Indonesia.

Faktor Eksternal

Derasnya arus informasi yang datang ke Indonesia juga mempengaruhi terkikisnya budaya Indonesia. Banyak budaya asing, khususnya budaya Barat telah datang dan tumbuh di Indonesia. Budaya-budaya barat itu tidak sesuai dengan nilai-nilai Indonesia sebagai negara timur.

Hal ini juga memberikan efek buruk dalam norma Indonesia sebagai bangsa timur. Saat ini, kita bisa melihat mode pakaian yang tidak sesuai dengan norma-norma, kebiasaan mabuk, dan gaya hidup yang buruk telah berkembang di Indonesia.

Singkatnya, pengurangan keberadaan budaya Indonesia di rumahnya sendiri sebagai akibat dari beberapa faktor. Mereka adalah faktor dari dalam dan luar. Untuk mempertahankan kelangsungan Budaya Indonesia, marilah kita menjaga budaya kita sendiri.

Terutama kita sebagai pemuda jangan merasa malu untuk melestarikan budaya kita dan juga kita harus membendung budaya barat yang datang ke negara kita. Jika kita telah kehilangan budaya asli kita berarti kita telah kehilangan identitas nasional kita sendiri.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas