Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

TNI AL Kerahkan KRI dan Pasukan Marinir ke Lombok

KRI dr Soeharso-990 merupakan kapal rumah sakit TNI AL yang dilengkapi banyak fasilitas penunjang kesehatan untuk membantu para korban bencana

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in TNI AL Kerahkan KRI dan Pasukan Marinir ke Lombok
Dispenal
Pasukan Marinir TNI AL 

Dinas Penerangan TNI AL

TRIBUNNERS - TNI Angkatan Laut langsung mengerahkan tiga unsur KRI nya sebagai respon atas terjadinya bencana gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang melanda dan memporakporandakan wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu malam lalu.

Unsur yang dikerahkan yaitu KRI dr. Soeharso-990, KRI Karel Satsuit Tubun - 356, dan KRI Kakap - 811 pada Minggu sore (5/8).

Baca: Timnas U-16 Indonesia Ukir 4 Prestasi Sekaligus yang Belum Bisa Ditandingi Kontestan Lain

Selain itu juga TNI AL mengerahkan Pasukan Korps Marinir sebanyak 200 personel yang tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir TNI AL pada Senin (06/08) pagi.

KRI dr Soeharso-990 merupakan kapal rumah sakit TNI AL yang dilengkapi  banyak fasilitas penunjang kesehatan untuk membantu para korban bencana gempa di Lombok.

Kapal rumah sakit KRI dr Soeharso -990 sendiri memiliki fasilitas kesehatan seperti  ruang UGD, tiga ruang bedah, enam ruang poliklinik, 14 ruang klinik dan dua bangsal perawatan inap dengan kapasitas standar 40 tempat tidur.

Sedangkan Pasukan Korps Marinir yang berangkatkan merupakan gabungan personel dari Pamar-1 Jakarta dan Pasmar 2 Surabaya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Satgas PRCPB  Marinir TNI AL yang diberangkatkan ke Lombok ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan alat penunjang seperti 10 unit perangkat perawatan, tenaga medis, 6 unit tenda Rumkitlap, truk dan ambulance, puluhan tenda kesehatan lapangan, dapur lapangan serta perlengkapan penunjang lainnya.

Seperti diketahui, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali diguncang gempa dahsyat sebesar 7,0 Skala Richter. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Namun, warga diminta untuk tetap tenang dan waspada kejadian di sekitarnya.  Gempa 7,0 SR tersebut terjadi pada 5 Agustus 2018 pukul 18.36 WIB dengan koordinat 8,37 lintang selatan dan 116,4 bujur timur dengan kedalaman 15 kilometer.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas