Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

7 Langkah Presiden dalam Menyelesaikan Kisruh Impor Beras versi Ombudsman RI

Perkembangan realisasi impor beras telah menghasilkan silang pendapat yang mengarah pada situasi kontraproduktif di antara para penyelenggara negara.

7 Langkah Presiden dalam Menyelesaikan Kisruh Impor Beras versi Ombudsman RI
Kompas / Hendra A Setyawan
Ilustrasi beras di gudang Bulog. 

Penulis:
Ahmad Alamsyah Saragih
Anggota Ombudsman RI

PERKEMBANGAN realisasi impor beras telah menghasilkan silang pendapat yang mengarah pada situasi kontraproduktif di antara para penyelenggara negara terkait.

Kondisi ini menjadi pertanda bahwa sesungguhnya kebijakan perberasan belum terintegrasi dari hulu sampai hilir.

Perubahan satu kebijakan pada salah satu mata rantai perberasan (contoh: Bantuan Pangan Non Tunai) telah menimbulkan komplikasi dalam sistem perberasan nasional.

Penolakan impor oleh Perum Bulog dengan alasan stok beras di gudang menumpuk, membuktikan buruknya dampak perubahan kebijakan tersebut.

Dihentikannya program Raskin menyebabkan sistem logistik beras mengalami tekanan.

Sementara penetapan program BPNT sebagai pemicu komplikasi tidak disertai dengan pembaruan kebijakan skema distribusi bagi Bulog, termasuk penerapan disposal stock policy.

Baca: Jokowi: Patung Garuda Wisnu Kencana Mahakarya Anak Bangsa, Patung Tertinggi ke-3 di Dunia

Ombudsman juga menilai bahwa silang pendapat di publik yang tak perlu terjadi di antara para pembantu presiden juga dipicu oleh lemahnya dasar pengambilan keputusan untuk impor atau tidak impor dalam Rakortas.

Kelemahan ini diperburuk dengan ketidakkonsistenan sebagian pejabat terkait terhadap keputusan Rakortas.

Mempertimbangkan hal tersebut Ombudsman RI menyarankan kepada Presiden Joko Widodo agar segera mengambil 7 langkah berikut:

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas