Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Membongkar Strategi People Power Amien Rais

atau kekuatan rakyat untuk turun ke jalan pascapemungutan suara jika terjadi kecurangan dalam pores Pemilu merupakan tindakan di luar konstitusi.

Membongkar Strategi People Power Amien Rais
ISTIMEWA
KaryonoWibowo 

Terjadinya people power di masing-masing negara dan disetiap zaman berbeda. Tapi pada umumnya, syarat terjadinya people power adalah jika telah terjadi pertemuan dan pertautan antara faktor obyektif dan subyektif.

Faktor obyektif menggambarkan adanya realitas seperti kemiskinan yang akut, pembungkaman hak berpendapat, berserikat dan berkumpul, pemerintahan yang sewenang-wenang, kepemimpinan yang sudah tidak bisa dipercaya dan biasanya ditambah lagi dengan adanya faktor krisis.

Sedangkan faktor subyektif yaitu adanya kepeloporan pemimpin yang dipercaya rakyat untuk menggerakkan, melaksanakan sekaligus mengendalikan dan mengontrol jalannya perubahan.

Jangan-jangan Amien Rais masih beromantisme dengan peristiwa reformasi 98 yang situasi dan kondisinya tidak sama dengan kondisi sekarang. Saya berharap jangan sampai pak Amien Rais mendapat stigma dari masyarakat sebagai tokoh yang mengalami Post Power Syndrome.

Saya paham, People Power yang dimaksud Amien Rais bukan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Dia memang mempersempit penggunaan istilah People Power untuk kepentingan Pemilu. Tetapi, jika nanti terjadi gerakan massa rakyat dalam jumlah besar dan serentak, tetap akan berpotensi membuka celah terjadinya tindakan anarkis.

Amien Rais terlalu berani mengatakan tidak akan ada satu tetes darah pun yang tertumpah dalam aksi people power yang dia rencanakan. Kendati demikian, saya tidak terlalu percaya Amien Rais masih memiliki magnet untuk menggerakkan people power.

Selain prasyaratnya belum terpenuhi untuk terjadinya people power, pengaruh Amien Rais dalam 10 tahun terakhir mulai memudar.

Indikator lainnya, banyak pihak yang tidak setuju dengan pernyataan Amien Rais, termasuk dari kalangan Muhammadiyah sendiri.

Baca: Ancaman Amien Rais, KPU RI: Nggak Mempan dan Nggak Ngaruh

Terlepas itu, saya justru lebih meyakini bahwa pernyataan Amien Rais tersebut hanya merupakan bentuk kepanikan orang-orang kalah karena prediksi sejumlah hasil survei yang dapat dipercaya, potensi kekalahan kubu pasangan capres 02 Prabowo - Sandiaga sudah diketahui.

Sehingga diperlukan exit strategy yaitu salah satunya dengan mencari "kambing hitam" untuk menutupi kelemahan. Dalam hal ini yang berpotensi menjadi sasaran untuk dijadikan kambing hitam adalah penyelenggara pemilu, TNI, Polri, BIN, ASN. Mungkin saja "hantu belau" juga bisa menjadi kambing hitam.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Rachmat Hidayat
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas