Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribunners
Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Blog Tribunners

Komitmen Mewujudkan Kualitas Demokrasi bagi Kesejahteraan Rakyat

Sementara, terminologi bermartabat, bagi saya mengandung makna akhlak yang mulia, konsisten, kredibel dan akuntabel.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Komitmen Mewujudkan Kualitas Demokrasi bagi Kesejahteraan Rakyat
Dokumen Pribadi
Anis Suhartini, Komisioner KPU Kabupaten Malang, alumnus Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur 

Oleh Anis Suhartini *)

SAYA menempatkan tiga kata, yakni 'mengabdi', 'demokratis', dan 'bermartabat' sebagai terminologi dasar dalam konteks berkorelasi dengan kepentingan manusia yang memiliki tujuan mulia: memberikan manfaat bagi sebanyak-banyaknya manusia.

Saya meyakini terminologi 'mengabdi' merupakan ketulusan bertindak melakukan sesuatu secara tulus dan ikhlas. Terminologi 'demokratis', bagi saya mengandung makna harkat martabat khalayak (rakyat) yang terhormat dan dijunjung tinggi.

Sementara, terminologi 'bermartabat', bagi saya mengandung makna akhlak yang mulia, konsisten, kredibel dan akuntabel.

Dalam ketidaksempurnaan manusia berjender perempuan, sejujurnya saya berkomitmen untuk mengabdikan diri pada kepentingan rakyat.

Obsesi saya, pengabdian yang bermanfaat positif bagi sebanyak-banyaknya manusia. Dalam tataran kehidupan di negara demokratis, saya ingin pula berbuat nyata dengan berkontribusi dalam pelbagai hal untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

Saya berharap, obsesi mengabdi pada peningkatan kualitas kehidupan demokratis bisa bermuara pada terwujudnya kehidupan yang bermartabat.

Berita Rekomendasi

Maknanya, suatu tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang memuliakan akhlak. Berperilaku konsisten pada norma dan kaidah hukum positif yang telah disepakati bersama (konsensus).

Kecurangan Pemilu

Saya berpandangan, kecurangan atau manipulasi dalam pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) merupakan pengkhianatan terhadap marwah demokrasi.

Pasalnya, perbuatan atau tindakan tersebut bertentangan dengan hakikat kedaulatan rakyat. Makna suara mayoritas rakyat adalah suara Tuhan (Vox Populi Vox Dei), telah dinistakan.

Bagi saya, Pemilu seharusnya dilaksanakan dengan cara-cara yang baik, benar, dan memegang teguh asas pemilu meliputi: langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (luber Jurdil).

Selain itu, pemilu juga harus terhindar dari segala macam modus operandi kecurangan, manipulasi dan pelanggaran. Sehingga dengan demikian pemilu bisa mencerminkan proses demokrasi yang baik dan bermartabat.

Dalam konteks pelaksanaan pemilu, tidak boleh ada kecurangan dalam bentuk atau modus operandi apapun. Tidak pandang bulu siapa pun pelakunya, serta dengan dalih apa pun.

Halaman
12
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas