Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Kabinet Jokowi

Kabinet Baru, Lahirnya Generasi Capres 2024 dan Kepiawaian Diplomasi Politik ala Jokowi

Kemampuan diplomasi dan lobi Joko Widodo teruji dalam sikap elite partai politik pada penyusunan pos-pos kabinet baru.

Kabinet Baru, Lahirnya Generasi Capres 2024 dan Kepiawaian Diplomasi Politik ala Jokowi
KOLASE TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
TERBARU Daftar nama calon menteri Jokowi di Kabinet Kerja Jilid II, sejumlah wajah lama terlihat lagi. 

Oleh: H.A.Dani Sriyanto

TRIBUNNERS - Kemampuan diplomasi dan lobi Joko Widodo teruji dalam sikap elite partai politik pada penyusunan pos-pos kabinet baru.

Selain banyak wajah anak muda berprestasi terpilih jadi menteri semacam Nadien Makarim, Erick Tohir hingga Wishnutama, banyak lawan politik saat Pilpres yang mengubah haluan mendukung Jokowi.

Talenta politik Jokowi mengendalikan parpol sudah terlihat manakala menjabat sebagai Walikota Solo. Ketika itu hiruk pikuk parpol dalam mengkritisi program relokasi pedagang kaki lima di Solo dapat dipadamkan.

Masuknya Gerindra dengan menempatkan Ketua Umumnya Prabowo Subianto sebagai Menhan dan Edy Prabowo sebagai bagian Kabinet yang merupakan rival agresifnya dalam Pilpres 2019 dan sempat menjadi pertentangan oleh Tim Kampanye, Relawan dan Partai Pengusungnya adalah wujud kepiawian diplomasi Jokowi.

Baca: Laksda TNI Mintoro Yulianto Jabat Wakil KSAL Gantikan Laksdya TNI Wuspo Lukito

Baca: Tito Karnavian Dinilai Cocok Jadi Mendagri

daniii
Dani Sriyanto.

Bukan hanya memadamkan bara rival politiknya tetapi juga mengendalikan partai pedukungnya.

Dari kacamata lain, masuknya Gerindra juga sebagai bukti bahwa Jokowi butuh langkah antisipasif kerangka peta dukungan politik yang lebih kuat.

Sebab, realitas politik partai koalisi bisa jadi oposisi diperjalanannya, posisi Partai Gerindra menjadikan positioning Jokowi lebih kuat di partai koalisinya apalagi ada Partai Demokrat maupun PAN yang masih diposisikan diluar Kabinet menjadikan posisi tawar Jokowi lebih kuat.

Ibarat sepakbola Jokowi punya pemain cadangan untuk Resufle.

Dan saat ini diluar kabinet masih ada PKS yang menempatkan diri sebagai Oposisi, bisa jadi apabila ada Resufle, PKSpu dimungkinkan bergabung karena menyangkut momentum Pilpres 2024, walaupun saat ini PKS lebih memposisikan dirinya untuk sendirian mewadahi konstituen kontra Jokowi dalam posisi oposisinya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas