Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Opini Tamu

Covid-19: Uman, Aman, Iman

Perilaku masyaraka dalam menghadapi pandemi Covid-19 tenyata sejurus dengan teori Maslow ini. Mereka lebih mengedepankan "uman" supaya dapat makan.

Covid-19: Uman, Aman, Iman
Tribunnews.com/Jeprima
Pasar Kebayoran Lama Jakarta Selatan tampak ramai dipadati pengunjung yang hendak membeli kebutuhan menyambut Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada Minggu (24/5/2020). Warga mengabaikan aturan physical distancing di tengah Pandemi corona, Jumat (22/5/2020). 

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

TRIBUNNEWS - Lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air di hari-hari terakhir Ramadan kemarin mengantarkan kita pada satu kesimpulan: "uman" dulu, baru aman dan iman.

Abraham Harold Maslow (1908-1970) pada 1943 menulis "A Theory of Human Motivation" di mana ada lima tingkat kebutuhan dasar manusia.

Pertama, "physiological needs" (kebutuhan fisiologis) meliputi sandang, pangan, papan, tidur, bernapas dan seksualitas.

Kedua, "security and safety needs" (kebutuhan keamanan dan keselamatan), meliputi keamanan keuangan, kesehatan dan kebugaraan, serta keamanan dari kecelakaan dan cedera.

Ketiga, "love and belongingness needs" (kebutuhan kasih sayang dan rasa memiliki), seperti persahabatan, keintiman, kepercayaan, penerimaan, serta memberi dan menerima kasih sayang.

Keempat, "esteem needs" (kebutuhan penghargaan), meliputi penghargaan dan rasa hormat.

Di strata ini ada dua kategori, yakni, pertama, kebutuhan harga diri yang berkaitan dengan martabat, prestasi, penguasaan dan kemandiran, dan kedua, rasa hormat dari orang lain yang berkaitan dengan status, atensi dan reputasi.

Baca: Kunjungi Rumah Rp 75 Miliar Ruben Onsu, Raffi Kaget Dengar Alasan Thalia Ogah Main ke Rumah Rafathar

Kelima, "self-actualization needs" (kebutuhan aktualisasi diri), yang berkaitan dengan keinginan untuk mewujudkan dan mengembangkan potensi dan bakat, mencari pertumbuhan diri dan pengalaman serta untuk menjadi segala sesuatu yang diinginkan.

Perilaku masyarakat kita dalam menghadapi pandemi Coronavirus Desease 2019 atau Covid-19 tenyata sejurus dengan teori Maslow ini.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas