Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Rusia Buka Perbatasan untuk Mahasiswa Asing, Bagaimana dengan Pelajar dari Indonesia?

Lebih dari 300.000 mahasiswa internasional diperkirakan tidak dapat memasuki Rusia karena pandemi tahun lalu.

Rusia Buka Perbatasan untuk Mahasiswa Asing, Bagaimana dengan Pelajar dari Indonesia?
02varvara.wordpress.com
Moskow, Rusia. 

Kesepakatan formal juga telah dicapai dengan 5 negara lainnya, meskipun saat ini penerbangan belum beroperasi.

Sementara itu, larangan penerbangan dengan Inggris masih berlaku hingga setidaknya pertengahan Maret 2021 di tengah penyebaran jenis virus baru yang lebih menular di sana.

Data dari Federal Agency Tourism Rusia, diantara 24 negara yang telah diperbolehkan masuk oleh pemerintah Rusia ada negara Singapura dan Vietnam di region Asia Tenggara.

Bagaimana dengan nasib Indonesia? Hingga kini, belum ada informasi yang jelas mengenai hal ini.

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishutin pun masih mempertimbangkan larangan masuk ke Rusia bagi negara-negara yang masih terpapar COVID-19 dengan jumlah kasus positif yang masih stabil dan belum ada perubahan yang signifikan, termasuk Indonesia.

Baca juga: Temukan Kasus Pertama Flu burung pada Manusia, Rusia Lapor Ke WHO

"Sampai keadaan membaik dan pertempuran melawan virus COVID-19 berakhir."

Begitupun, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow belum bisa memberikan kepastian informasi yang jelas perihal ini. Namun, pembatasan masuk sementara bagi warga asing ke Rusia tidak berlaku bagi diplomat atau pegawai kedutaan besar dan konsulat yang bekerja di Rusia.

Mahasiswa Indonesia yang belum bisa kembali ke Rusia pun dihadapi oleh rasa cemas. Rezky Ardiyan (28 tahun) Mahasiswa tahun terakhir di Universitas HSE Moskow, mencemaskan barang seperti baju, alat belajar dan beberapa dokumen yang masih tertinggal dan masih tersimpan rapi di asramanya.

Dia cemas dan kebingungan jika perbatasan belum dibuka hingga mereka lulus nanti.

“Kemanakah barang saya mereka akan simpan, Ketika saya lulus nanti ? Karena kebijakan asrama di Rusia akan mengganti setiap Mahasiswa yang sudah lulus dengan mahasiswa yang baru."

Lain halnya Reiyan Khairina (27 Tahun) mahasiswa Indonesia yang baru ingin melanjutkan sekolah di Rusia dan menjadi salah satu mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah Rusia.

Dia mengaku sudah tidak sabar untuk menjalani mimpinya untuk tinggal, sekolah di Rusia dan sudah siap dari segala aspek mulai dari Bahasa, Mental dan Kesehatan.

Semoga Indonesia lekas sembuh dan bisa diterima oleh negara sahabat agar semua bisa normal sediakala.

Ikuti kami di
Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas