Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Ocha di Kursi Kosong yang Menghangatkan Meja Peradilan yang Dingin

Keberanian Josepha Alexandra atau Ocha memprotes keputusan juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar menjadi viral dan menuai simpati luas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ocha di Kursi Kosong yang Menghangatkan Meja Peradilan yang Dingin
Dok Pribadi
Profile Tribunners: Xavier Quentin Pranata - Seorang doktor pendidikan dan doktor teologi, penulis puluhan buku serta ratusan kolom. 

Oleh: Xavier Quentin Pranata, penulis lebih dari 65 buku dan ratusan artikel

TRIBUNNEWS.COM - Inilah yang terbayang di mata saya saat Josepha Alexandra berani bersuara menentang suara juri di kursi peradilan yang dingin.

Keberanian Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak, memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi viral.

Sontak keberanian Ocha, demikian julukan akrabnya, melawan kekuasaan yang menyalahkan jawabannya yang dianggap benar bagi banyak orang, termasuk Tirsa Biani, lewat akun Instagramnya:

kasih paham dek!!!! Kasih paham!!!!” ikut viral.

Sesuai arti namanya “penolong/pembela manusia yang taat” (Josepha dari Jusuf/Josef yang berakar dari bahasa Ibrani yang sering dikaitkan dengan ketakwaan, kerendahan hati, dan keteguhan hati plus Alexandra yang berasal dari bahasa Yunani Alexein atau membela dan Anēr atau manusia, yang berarti “pembela manusia” atau “pejuang wanita”).

Pelajar asal Pontianak ini berani menyuarakan kebenaran di ‘mahkamah’ yang terkesan ‘angkuh’ dan ‘tak bisa dibantah’.

Rekomendasi Untuk Anda

Frasa “No Viral No Justice” kembali terjadi.

Setelah keberaniannya melawan ‘pengadilan’ yang dingin dan beku, Ocha bak teh hangat yang mencairkan semua kekakuan dan ‘keangkuhan’ hirarki kekuasaan.

Keberanian gadis Pontianak ini berbuah simpati dan empati dari banyak kalangan yang membuat Shindy Luftiana berkata:

Atas kejadian tersebut, dari lubuk hati yang paling dalam, saya memohon maaf kepada seluruh pihak yang merasa kecewa.”

Keberanian Ocha bukan hanya mengundang simpati, melainkan mendulang apresiasi.

Tak kurang dari M. Rifqi yang lewat akun Instagramnya @bang.rifqi.mrk melakukan video call ke Josepha Alexandra dan menawarinya beasiswa kuliah ke Tiongkok.

Bonusnya, Ocha bisa langsung bekerja di beberapa perusahaan besar.

Bukankah ini berkah yang luar biasa bagi yang ‘dianggap lemah’ melawan ‘gajah’ berupa kekuasaan.

Hadiah ini merupakan perwujudan nilai hidupnya yang tertuang dalam Instagramnya, Luke 1:37 yang berbunyi: “For nothing will be impossible with God.”

(*)

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas