Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

NEWSVIDEO: Polisi Tangkap Pembunuh Gadis Pembuat Kue

Jika kumpul bertiga dengan teman-temannya, korban sering berseloroh menanyakan siapakah di antara mereka bertiga yang akan mati duluan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sapto Nugroho

Laporan Reporter Tribunnews Video, Novi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Asni, gadis pembuat kue yang ditemukan tewas di parit pembatas jalan, di Jalan Ampera, Dusun Sela, Desa Durian, Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Minggu (5/7/2015) dini hari.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, saat ini pihaknya telah menetapkan TM sebagai tersangka pelaku utama dalam kasus tewasnya Asni binti Herman, alumni SMPN Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang tahun 2012 itu.

TM diamankan oleh Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak pada Minggu sekitar pukul 11.00 WIB di Gang Angket, Kecamatan Pontianak Timur.

Selain TM, diamankan juga beberapa barang bukti, yakni satu unit sepeda motor Yamaha Soul GT 125 warna merah putih, handphone, sendal, dan beberapa pakaian.

‎Tak hanya itu, seorang warga berinisial BJ juga turut diamankan Polresta Pontianak, terkait perannya yang menerima gadaian sepeda motor milik korban.

"Untuk sementara, motif dari tewasnya Asni, diduga TM ingin memiliki kendaraan yang dimiliki‎ almarhum," kata Tubagus didampingi Kasat Reskrim, Kompol Andi Yul Lapawesean, Minggu (5/7/2015) malam di Mapolresta Pontianak.

Rekomendasi Untuk Anda

Teman dekat korban, Meri Suryani (19) dan Wiwid (18) merasakan gelagat aneh pada Asni beberapa hari belakangan sebelum korban ditemukan meninggal. Jika kumpul bertiga, Asni sering berseloroh menanyakan siapakah di antara mereka bertiga yang akan mati duluan.

"Sepertinya aku lah yang duluan mati nih dibandingkan kalian berdua," kenang Meri menirukan cara bicara Asni.

Rumah Meri berada tak jauh dari rumah paman Asni, tempat tinggal Asni di Pontianak. Meri mengatakan, Asni biasa tidur di rumahnya karena sudah sangat akrab, hingga ayah dan ibunya menganggap kalau Asni sudah seperti anaknya sendiri.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas