Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Diduga Gabung ISIS, Seorang Pejabat di Batam Putus Kontak dengan Keluarga

Segala bentuk komunikasi dengan Dwi Djoko juga sudah terputus.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Mohamad Yoenus

Laporan Reporter Tribunnews Video, Hadi Maulana

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Seorang pejabat di Batam, Dwi Djoko Wiwoho, diduga terlibat dan bergabung dengna kelompok radikal Negara Islam Irak-Suriah (ISIS).

Dari informasi yang beredar, sejak Agustus 2015, Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badan Pengusahaan (BP) Batam Dwi Djoko Wiwoho tidak masuk kantor.

Ternyata sang direktur bukan hanya tidak masuk kantor, tetapi keluarganya pun tidak mengetahui keberadaan Dwi Djoko yang meninggalkan Indonesia dengan tujuan awal umrah.

Segala bentuk komunikasi dengan Dwi Djoko juga sudah terputus.

Begitu juga dari media sosial yang ditelusuri, kuat dugaan pejabat BP Batam ini ikut bergabung kelompok radikal ISIS.

Humas PTSP BP Batam, Purnomo Andi, membenarkan Direktur PTSP BP Batam Djoko Dwi Wiwoho tidak lagi masuk kerja usai cuti sejak Oktober lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya sejak cuti belum masuk kantor lagi, sudah 2 kali dilayangkan surat peringatan, api tidak kunjung ada jawaban dari yang bersangkutan," kata Purnomo, Senin (9/11/2015).

Purnomo mengaku, pihaknya terakhir berkomunikasi dengan Dwi Djoko via telepon saat Dwi Djoko berada di Turki.

Dan setelah itu, putus komunikasi.

“Yang jelas kasus ini sudah dilimpahkan ke Kementerian,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas