Tak Ada Kupu-kupu di Taman Kupu-Kupu Gandus Palembang
Musim kemarau dan produksi kepompong yang belum berjalan, membuat taman kupu-kupu pertama di Sumatera Selatan ini terkesan terbengkalai.
Editor:
Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Hartati
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Tak ada kupu-kupu di Taman Kupu-kupu Gandus, Palembang, Sumatera Selatan. Musim kemarau dan produksi kepompong yang belum berjalan membuat taman kupu-kupu pertama di Sumatera Selatan ini terkesan terbengkalai.
Pohon dan tanaman hias yang sengaja ditanam di area taman kupu-kupu tampak tumbuh subur bersama rumput liar. Tapi sayang, tidak ada satupun kupu-kupu di dalam penangkaran tersebut. Malah, sejumlah kupu-kupu justru terbang bebas di luar penangkaran.
Kosongnya Kupu-kupu di taman Kupu-kupu Gandus, menurut Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan perkebunan (DP2K) Palembang, Harrei Hadi, karena saat ini tengah dilakukan proses pembiakan Kupu-kupu sendiri.
"Tidak lagi membeli kepompong seperti yang dilakukan selama ini. Pembiakan memang sulit dilakukan di habitat buatan, karena kupu-kupu menyukai habitat alami yang sejuk, dekat dengan air, rimbun, banyak pohon dan bunga sebagai sumber makannnya," terangnya.
Harrei Hadi juga membantah Taman Kupu-kupu Gandus terbengkalai. Ia menjelaskan taman kupu-kupu itu sengaja ditanami tamanan hias agar terkesan sebagai habitat asli sehingga kupu-kupu betah tinggal di sana dan bisa berkembang biak terus menerus tanpa perlu dibiakkan lagi.
"Jadi, bukan berarti taman itu tidak terawat karena pohon dan bunga yang ada di dalam taman sengaja ditanam," tegasnya.
Dinas Pertanian Perikan dan Perkebunan (DP2K) Palembang bekerjasama dengan ahli Kupu-kupu dari Universitas Sriwijaya (Unsri) bakal membiakkan kupu-kupu dan telah menyiapkan pohon inang sebagai media pembiakan kepompong.
Baca tanpa iklan