Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Wali Kota Jambi Gerebek Tempat Peternakan Babi di Tengah Kota

Sebanyak 4 Ton daging babi siap jual di sita petugas.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Sebanyak 4 Ton daging babi siap jual di sita petugas.

Pasalnya, rumah potong daging babi ini disinyalir tidak punya izin.

Hal ini terungkap saat Inspeksi mendadak (sidak) Wali Kota Jambi Syarif Fasha bersama Sat Pol PP, Sabtu (11/6/2016). 

Penangkapan daging babi ilegal siap jual ini dilakukan di kawasan Mayang Lorong Bersama Jambi

Pemilik rumah potong, Toap Nababan, dirinya sudah menjalankan usahanya sejak dua tahun lalu.

Dia bilang daging babi ini akan dijual ke Medan

"Semua 4 ton, akan dikirim ke Medan,” katanya. 

Daging babi tersebut, kata Toap, dijual dengan harga Rp 18.000 per kg.

Selain dikirim ke Luar Provinsi Jambi, daging babi tersebut juga dijual di Kota Jambi.

Dia mengatakan daging tersebut bukanlah miliknya.  

Sementara itu Wali Kota Jambi Sy Fasha mengatakan, pihaknya melakukan sidak ini berkat laporan dari masyarakat.

Katanya saat itu akan ada transaksi jual beli daging babi. 

”Saya dapat laporan melalui pesan singkat akan ada transaksi daging babi di sini,” kata Fasha.  

Menurutnya keterangan pemilik gudang bahwa mereka sudah beroperasi mengolah daging babi selama 2 tahun di tempat tersebut. 

“Mereka yang  bekerja di sana juga tidak memiliki KTP. Ini sudah sangat Ilegal,”ungkapnya.

Dijelaskan Fasha gudang ini adalah penampungan babi satuan, lalu dikelola, dibekukan, dam dikemas.

”Kata pemiliknya mau dikirim keluar Provinsi Jambi. ini akan didalami pihak kepolisian,” ujarnya. (*)

Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas