Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ahok: Saya Tidak Bermaksud Melecehkan Wartawan

Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjelaskan alasan kemarahannya kepada salah satu wartawan.

Ahok naik pitam. Dia menengarai pertanyaan itu bernuansa mengadu domba.

Karena hal itu, dia langsung menanyai wartawan yang bersangkutan soal media tempatnya bekerja.

Dia bahkan melarang wartawan itu masuk ke Balai Kota dan melakukan wawancara.

"Makanya lain kali tidak usah masuk sini lagi, tidak jelas kalau gitu. Saya tegasin, kamu juga tidak usah nekan-nekan saya rekan media, saya tidak pernah takut, sama kayak Tempo, mana dari Tempo? Mana! Mau nyinggung-nyinggung lagi ngirimin surat sama saya. Saya tidak pernah takut sama kalian jujur saja," ucapnya.

Video Ahok Marah-marah dan Usir Wartawan: Kamu Nggak Boleh Masuk Sini Lagi

"Saya selalu katakan, kalau cahaya fajar pagi, kegelapan tidak bisa nutup, rembang cahaya fajar akan terus merekah tidak bisa kamu tahan, itu yang saya katakan. Jadi tidak usah bolak-balikin kalimat gitu," kata Ahok seraya memasuki ruangannya.

Ternyata setelah membuka pintu ruangan, Ahok kembali keluar ruangannya.

Dia hendak menegaskan kepada pewarta tersebut.

Bahwa pewarta yang mengajukan pertanyaan tadi, mulai besok tak boleh menginjak Balai Kota.

"Saya tidak ada kewajiban menjawab pertanyaan Anda sebetulnya. Saya tegaskan itu, bolak-balik ngadu domba. Pokoknya tidak boleh masuk sini lagi, tidak boleh wawancara," kata Ahok seraya menunjuk pewarta tersebut lalu kembali memasuki ke ruang kerjanya. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Mohamad Yoenus
Sumber: Kompas TV
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas