Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pembongkaran Bangunan Liar di Puncak Bogor, Satpol PP Dianggap Tebang Pilih

Turis asing yang menginap di hotel kawasan Puncak berhamburan keluar, saat mendengar suara bangunan ambruk.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWS.COM, CISARUA - Satpol PP Kabupaten Bogor membongkar bangunan liar kawasan Puncak.

Namun, oleh para pedagang, pembongkaran tersebut dianggap tebang pilih. Pasalnya, tidak semua banguan diratakan oleh petugas.

Padahal, bangunan yang diratakan dan tidak diratakan oleh Satpol PP, letaknya bersebelahan.

Deni (31) salah seorang pemilik lapak dagangan mengaku kecewa dengan sikap Satpol PP yang tidak membongkar sejumlah bangunan.

"Kenapa tidak dibongkar semua, kalau mau ditertibkan bongkar semuanya, jangan tebang pilih. Soalnya bangunan itu juga posisinya sejajar dengan lapak yang dibongkar," keluhnya.

Kabid Pembinaan dan Pemeriksaan Satpol PP Kabupaten Bogor,Agus Ridho menjelaskan, saat ini memang masih tersisa bangunan yang belum dibongkar.

"Sementara ini kami segel dulu sambil tunggu kajian dari dinas teknis selama satu bulan. Sebab, tanah itu merupakan hak milik," terangnya kepada TribunnewsBogor.com pada Senin (22/8/2016).

Lebih lanjut dia mengatakan, pembongkaran dilakukan dari mulai kawasan warung kaleng, tempat berkumpulnya warga Timur Tengah hingga simpang Taman Safari Indonesia.

"Hari ini sekitar 200 bangunan yang kami tertibkan, termasuk salon cukur rambut yang digunakan untuk tempat usaha warga timur tengah," katanya, Senin (22/8/2016).

Sejumlah turis asing yang menginap di sejumlah hotel di kawasan Puncak, Jawa Barat berhamburan keluar, saat mendengar suara bangunan ambruk. Mereka berlari untuk melihat asal suara tersebut.

"Kenapa mister, bingung yah liat bangunan dirobohin," teriak warga kepada sejumlah turis asing itu.

Ditanya seperti itu, turis asing hanya melongo sambil memperhatikan sebuah alat berat sedang meratakan bangunan.

Seperti diketahui, sejak pagi tadi petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kabupaten Bogor melakukan pembongkaran sejumlah bangunan yang tidak dilengkapi IMB.

Pembongkaran melibatkan petugas gabungan TNI, Polri dan DLLAJ Kabupaten Bogor.(*)

Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas