Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Angklung, Alat Musik Indonesia yang Keliling Dunia!

Tidak diragukan lagi kalau Indonesia adalah negara yang kaya. Mulai dari suku, bahasa, tarian, juga alat musiknya. Bahkan, sudah banyak kebudayaan In

Angklung, Alat Musik Indonesia yang Keliling Dunia!
Kemlu.go.id
Penampilan angklung di Gedung PBB, New York. 

Hal yang lebih membanggakan, berdasarkan riset Tribunnews.com, Muhibah Angklung berhasil membawa beberapa penghargaan pada dua festival bergengsi di Republik Ceko dan Polandia. Tidak hanya itu guys, alat musik yang berbahan dasar bambu ternyata mendapatkan sambutan positif dari masyarakat internasional. Mereka (masyarakat internasional) merasa terhibur oleh alunan musik angklung yang dimainkan oleh Muhibah Angklung.

Bukan di 2004 saja angklung keliling dunia loh, di 2018 angklung juga masih memiliki eksistensi tersendiri di mata dunia. Bersama Muhibah Angklung, angklung mengarungi tiga festival mancanegara di 2018.

Muhibah Angklung
Muhibah Angklung di 13th International Youth Festival of Arts (IYFA) “Muzite” di Sozopol, Bulgaria, pada 10-15 Juli 2018.

Tiga festival itu ialah 59th International Folklore Festival of Nasreddin Hodja di Aksehir, Turkey pada 4-10 Juli 2018, kemudian 13th International Youth Festival of Arts (IYFA) “Muzite” di Sozopol, Bulgaria pada 10-15 Juli 2018, dan International Music and Folk-Dance festival “Summer in Visoko” in Visoko, di Sarajevo, Bosnia and Herzegovina, pada 20-25 Juli 2018 lalu.

Bahkan pada festival di Sozopol, Bulgaria, Tim Muhibah Angklung berhasil meraih juara umum dari seluruh kategori atau meraih Grand Prix. Hebat ya!

Sebelum festival itu, di Bulan Januari 2018 Muhibah Angklung juga sudah pentas keliling Australia! Di Negeri Kangguru, mereka tampil di Melbourne, Canberra, Brisbane, juga Sydney.

Berita baik mengenai eksistensi dari angklung kembali berhembus guys, angklung juga berhasil menggema di markas PBB. 30 April 2018 menjadi kali pertamanya angklung terdengar di dalam gedung PBB, New York. Sekitar 30 seniman dari Saung Angklung Udjo dan House of Angklung berkolaborasi di sana.

Bersama penari dari Padepokan Jugala Taya, mereka berhasil memukau 500 diplomat dari 193 negara dan pejabat tinggi PBB. Bangga ya!

Suara musik angklung bukan hanya bergema di pentas bergengsi tingkat internasional, namun juga bergema di pucak-puncak tertinggi di dunia.

Wah berarti angklungnya naik gunung? Yaps benar sekali!

Dalam ekpedisi The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition, dua mahasiswi Friansiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari berhasil membawa angklung hingga ke puncak gunung tertinggi di dunia. Dua mahasiswi itu tergabung di organisasi Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Parahyangan Bandung (Mahitala Unpar), Bandung. Keren banget!

Mahitala dan angklung
Friansiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari di Puncak Gunung Denali, Alaska, 1 Juli 2017.
Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas