Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berprinsip Syariah, Sukuk Bisa Jadi Opsi Investasi

Di samping reksadana, saham, maupun deposito, terdapat pula obligasi syariah atau sukuk yang kini bisa menjadi opsi alternatif bagi investor.

Berprinsip Syariah, Sukuk Bisa Jadi Opsi Investasi
infobanknews.com
Ilustrasi sukuk. 

Investasi telah menjadi aktivitas yang ramai dilakukan masyarakat. Beragam jenis investasi pun bisa menjadi pilihan, seperti, reksadana, saham, maupun deposito.

Di samping itu, terdapat pula obligasi syariah atau sukuk yang kini bisa menjadi opsi alternatif bagi investor dalam berinvestasi.

Terlebih lagi, investasi sukuk ini minim risiko serta dapat memberikan return yang lebih tinggi dari bunga deposito lho!

Pemerintah baru-baru ini membuka penawaran Sukuk Tabungan seri ST-003 sejak 1 Februari dan akan ditutup pada tanggal 20 Februari 2019 nanti.

Kupon atau tawaran imbalan yang ditawarkan juga cukup menarik yaitu 8,15 pesen per tahun.

Tapi, apa sih sebenarnya inevstasi Sukuk itu?

Sukuk itu sama halnya dengan obligasi, yaitu produk investasi di pasar modal tetapi berbasis syariah.

Berbeda dari obligasi, sukuk bukanlah surat utang melainkan surat berharga syariah yang berupa sertifikat atau bukti kepemilikan atas asset.

Bagi investor individu WNI, ada dua jenis sukuk, yaitu sukuk tabungan dan sukuk ritel.

Terdapat beberapa perbedaan antara sukuk tabungan dengan sukuk ritel, seperti perbedaan jangka waktu serta jumlah minimum dan maksimum pembelian.

Selain itu, sukuk tabungan tidak dapat diperdangangkan seperti sukuk ritel dan sukuk tabungan memiliki fasilitas early redemption sedangkan sukuk ritel memiliki potensi capital gain.

Pada Sukuk Tabungan Seri ST-003, pemerintah menerbitkan dengan minimum pembelian Rp1 juta dan maksimum Rp 3 miliar dan berjangka waktu 2 tahun saja.

Karena menerapkan prinsip syariah Islam, sukuk tentu saja tidak mengandung unsur riba. Nah, return dari sukuk kamu akan dibayarkan secara rutin pada periode tertentu dan nilai pokok pinjaman akan dibayarkan saat jatuh tempo.

Selain nilai nominal dan imbalan dijamin pemerintah pada UU No.19 tahun 2008 dan UU tentang APBN, melalui investasi sukuk kamu juga dapat turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Bagaimana? Tertarikkah kamu berinvestasi sukuk? Kalau iya, jangan lupa untuk manfaatkan penawaran Sukuk Tabungan seri ST-003 sebelum 20 Februari ya! (*)

Penulis : Nurfina Fitri Melina

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas