Diluar perbedaan diantara kami, saudara tuan rumah saya di China menyambut saya dengan hangat dan kami menjalin hubungan persahabatan yang kuat yang akan berlangsung selamanya. Saya juga senang mengunjungi Kota Beijing dan Xi’an untuk mempelajari sejarah kuno mengenai kedua kota tersebut, dan akan selalu terkejut mendengar dialek yang berbeda dari Bahasa Mandarin. Untuk melengkapi kunjungan ini, kami pergi ke Kota Guilin dan menikmati ketenangan berlayar di sepanjang Sungai Li yang dikelilingi pegunungan yang indah dan mempesona.
Perjalanan ini telah membuka mata saya mengenai kemungkinan kalau saya berminat untuk belajar dan bekerja di China setelah lulus nanti.
Saat ini saya senang mengatakan kalau Bahasa Mandarin adalah mata pelajaran yang paling saya nantikan. Belajar Bahasa Mandarin telah membuka banyak kesempatan bagi saya sejauh ini, dan saya tidak sabar untuk mengetahui kemana ini akan mengarahkan saya di masa depan nanti.
Raffaela Skourletos
Ketika pertama kali mempelajari Bahasa Mandarin tiga tahun yang lalu, itu hanya mata pelajaran wajib yang harus saya lakukan sebagai bagian dari kurikulum kelas 7.
Saya tidak pernah belajar satu huruf atau satu kata pun dalam Bahasa Inggris, jadi saya tidak punya tahu harus berharap apa dari pelajaran tersebut. Saya juga tidak tahu betapa pentingnya Bahasa Inggris satu hari kemudian.
Pelajaran pertama kami di kelas Bahasa Mandarin adalah mempelajari cara menggores dan menulis huruf dasar dalam bahasa tersebut. Rasanya aneh sekali berusaha memahaminya karena faktanya orang China tidak menulis huruf tapi pada dasarnya mereka menggambar.
Meski terlihat aneh, tapi ternyata menulis huruf kanji sangat menyenangkan. Saya sangat bersemangat untuk mempelajari hal-hal baru dan tidak dikenal, untuk memperluas pengetahuan dan memberi pandangan yang lebih terbuka di dunia.
Bagi saya, China adalah persis seperti itu. Asing dan menarik dan sedikit membingungkan, tapi tetap sesuatu yang terus memanggil saya untuk mendedikasikan diri.
Saya terus mempelajari Bahasa Mandarin dan saya bahkan hari demi hari saya semakin menyukainya. Tidak ada hal lain yang lebih memuaskan saya daripada menguasai cara menulis huruf kanji dan berusaha memahami konsep tata bahasanya, agar saya bisa membaca buku yang pada awalnya terlihat sangat menakutkan tapi terbukti benar-benar dapat dimengerti.
Bagian paling mendebarkan dari belajar Bahasa Mandarin bagi saya adalah bahasa itu bisa mendorong saya untuk menceburkan diri ke dalamnya dan muncul dengan mendapatkan pengetahuan baru dan justru semakin haus untuk mengetahu lebih banyak lagi.
Guru Bahasa Mandarin saya mendorong kami untuk menghadiri tempatnya mengajar di sekolah khusus bagi Warga China pada hari Sabtu untuk dapat mempelajari Bahasa Mandarin lebih komprehensif.
Saya bersama dengan beberapa murid dari kelas 10 dan 11 di sekolah saya memutuskan untuk mendaftar di kelasnya untuk mendapatkan gambaran lain untuk mempelajari Bahasa Mandarin.
Saya pernah bersekolah di sekolah untuk warga Yunani sejak saya kelas satu, saya memiliki gambaran kasar mengenai seperti apa sekolah warga China yang akan saya sukai, tapi saya kembali terkejut.
Sekolah warga China sangat luar biasa. Saya mendapati diri saya lebih termotivasi dibandingkan sebelumnya untuk lebih fokus pada pelajaran Bahasa Mandarin, setelah belajar dengan orang China seusia saya yang hampir fasih berbicara Bahasa Mandarin.
Baca tanpa iklan