"Saya selalu kagum dengan kekuatan perempuan di Jailolo. Namun banyaknya masalah di Indonesia Timur seringkali membatasi kekuatan ini," kata Eko.
"Ketika saya bekerja dengan penari bukan profesional, dengan masyarakat setempat, berbagai budaya dan tradisi, memungkinkan saya untuk menyelam lebih dalam budaya maritim, yang menjadi bagian besar dari Indonesia dan sejarahnya. Satu yang tidak pernah saya rasakan sebagai orang Jawa. "
"Ini membuka mata saya untuk melihat seni dan budaya Indonesia, orang-orangnya dan sikap mereka, yang cakupannya lebih luas."
Setelah bekerja keras mengembangkan tarian ini, Eko sudah tak sabar melihat bagaimana respon Australia soal tarian Balabala.
"Saya sangat senang dan bertanya-tanya bagaimana Sydney dan penonton internasional akan melihat dan menerimanya," kata Eko.
Tarian Balabala akan digelar di Carriageworks Bay 17, Sydney, sebagai bagian dari Festival Sydney, pada tanggal 10 Januari 2017 pukul 06:00 sore.
Baca tanpa iklan