- Butch Lenton, Walikota Winton
Butch Lenton mengatakan produksi film yang besar selalu diterima, tapi ada masa depan yang besar untuk mendukung para mahasiswa perfilman.
"Karena mereka adalah sutradara dan produser masa depan dan mudah-mudahan bisa mendapatkannya di sini dengan melihat-lihat pedalaman Queensland," katanya.
Pengalaman membuat film
Mahasiswa pasca sarjana sinematografi dari Institut Film dan Televisi India, Ashwin Ameri, berdiri di samping api unggun saat matahari beranjak terbenamnya ke arah barat. Ia terlihat mengagumi pemandangan alam yang terkenal dalam film karya Nick Cave, berjudul ‘The Proposition’.
"Di negara tempat saya berasal tidak bisa melihat bintang dan langit yang biru seperti ini."
- Ashwin Ameri, mahasiswa perfilman dari India
"Kami tinggal di daerah tropis, kondisinya serba subur dan rimbun dengan tanaman, jadi berada di pedalaman seperti ini sangat berbeda. Ini jadi pengalaman bagi saya untuk bisa melakukan pengambilan gambar di sini," katanya.
Ashwin berharap bisa kembali ke Winton untuk membuat film.
"Jika saya mendapatkan kesempatan, pasti akan balik lagi," katanya.
Gundukan sampah jadi lokasi film
Agar dapat menjadi kreatif, para siswa animasi dari Australia dan China memilih lokasi yang kurang begitu indah pemandangannya.
Selama tinggal di Ayrshire Downs, sebuah lokasi peternakan domba dan sapi seluas 12.140 hektar di utara Winton, mereka mengambil lokasi pengambilan gambar dengan gundukan sampah-sampah.
Richard Sewell, mahasiswa animasi tingkat dua dari Sekolah Film Griffith, telah bekerja dengan 12 siswa lainnya dari Akademi Film Beijing.
Ia tahu program ini akan mendorong kemampuan membuat animasi, tapi tidak menyangka jika ia juga telah mengasah keterampilan untuk menampilkannya.
"Menarik sekali, sangat menyenangkan mencoba mengatasi hambatan bahasa."
- Richard Sewell, mahasiswa perfilman di Australia
Diterjemahkan pukul 10:00 WIB, 3/7/2017 oleh Iffah Nur Arifah dan simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.
Baca tanpa iklan