News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lima Gender dalam Masyarakat Bugis Dibahas di Melbourne

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

"Ini adalah soal pengertian gender dalam prakltiknya, yang tentu berbeda dengan apa yang sudah kita ketahui."

"Lewat film ini, kita bisa tahu siapa pria dan siapa perempuan yang berbeda dalam konteks budaya."

Karenanya, menurut Ben, penting bagi masyarakat untuk memakai istilah gender yang digunakan dan lebih baik mengaitkannya dalam arti praktiknya.

Sementara itu, pembicara lainnya adalah Syahrir Wahab, keturunan Bugis yang mengaku pernah memiliki beberapa teman yang akhirnya menjadi Calalai atau Calabai.

"Masyarakat saat itu bisa menerima para Calalai, Calabai, dan Bissu. Saya rasa perdebatan itu baru terasa di jaman sekarang, mereka juga minta untuk dihargai, diapresiasi, karena masyarakat dulu lebih menerima," ujar Syahrir, yang juga suami dari Dewi Wahab, Konjen RI di Melbourne.

Ia menjelaskan jika para Bissu kini semakin sedikit jumlahnya, dan hanya melakukan ritual atau upacara adat tertentu.

Acara pemutaran dan pembahasan film Calalai - In Betweens ini digelar oleh Forum Masyrakat Indonesia di Australia (FMIA).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini