News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menjadi Lebih Bahagia dan Sehat Pasca Perceraian

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

"Jika saya tetap menikah, saya pasti akan memiliki kehidupan yang indah, karena mantan suami saya adalah orang yang baik," kata Casey.

"Tapi saya tahu dalam pikiran saya, saya menginginkan lebih dari hidup daripada sekedar hubungan yang indah."

Klub Wanita Bercerai

Pelatih kehidupan Jenny Smith dari Klub Wanita Bercerai di Brisbane bekerja dengan wanita untuk "menemukan kembali diri mereka sendiri".

Secara teratur dia menyaksikan wanita-wanita yang bercerai meningkat kesempatan karir, pengalaman hidup dan koneksi romantis mereka menjadi lebih baik.

"Kesulitan apa pun yang harus dihadapi dalam kehidupan kita memiliki cara untuk membawa diri kita kembali ke hal-hal mendasar dari waktu ke waktu," katanya.

"Ironisnya banyak wanita melihat ke masa lalu dalam pernikahan mereka dan berkata jika tidak menikah \'Saya tidak akan pernah melakukan ini, mengalami ini atau membangun kembali hidup saya\'.

"Saya tahu ini adalah saat yang menyebalkan dan ada usaha yang harus dilakukan untuk melewatinya, tapi bagian yang menyenangkan di akhir proses itu nantinya adalah di mana saya melihat seorang wanita menyadari bahwa mereka tidak menginginkan pria, mereka tidak membutuhkannya."

Emma Dignon (22) dari Adelaide mengatakan bahwa dia telah belajar kalau hidup tidak semata soal menjalin hubungan dengan pasangan.

Supplied: Emma Dignon

Beberapa penelitian juga mendukung perceraian yang mengarah pada kehidupan yang lebih bahagia.

Sebuah studi tahun 2013 di Inggris dari Universitas Kingston mendapati selama lima tahun setelah perceraian perempuan-perempuan itu menjadi lebih bahagia daripada sebelumnya.

"Kami memperhitungkan fakta bahwa perceraian terkadang memiliki dampak keuangan yang negatif pada wanita, namun demikian hal itu masih membuat mereka jauh lebih bahagia daripada para pria," kata peneliti Profesor Yannis Georgellis saat itu.

Tapi itu tidak selalu menjadi perubahan yang diharapkan oleh seorang wanita

Pemerintah Australia mengatakan bahwa perceraian dapat memiliki dampak negatif jangka panjang terhadap kesejahteraan yang berlanjut ke kehidupan selanjutnya - terutama bagi perempuan.

Jenny mengatakan beberapa wanita tetap "merasa hidupnya tetap getir dan marah dan tidak mau melepaskannya".

"Saya tidak ingin menyebut mereka korban tapi mereka memiliki mentalitas kalau perceraian ini terjadi karena kesalahan orang lain.

"Saya pikir hal seperti ini sering terjadi ketika mereka ditinggalkan karena wanita lain, dimana itu sangat hanya menghancurkan harga diri mereka."

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini