Kini akan semakin banyak air limbah di Kota Perth, Australia Barat (WA) yang dapat diproses dan akan disuntikan kembali ke sumber pasokan air tanah. Kepastian ini terungkap menyusul berlangsungnya uji coba perluasan pabrik pengolahan air limbah metropolitan di kota tersebut untuk menyesuaikan kapasitas mereka.
Water Corporation – perusahaan pemasok air minum di Perth – mengatakan meski tidak menetapkan jangka waktu yang pasti, namun pihaknya optimistis 100 persen air limbah di Perth dapat didaur ulang dan dimasukkan kembali ke pasokan air minum.
Saat ini hanya 10 persen dari total 134 miliar liter air limbah di kota Perth yang mampu didaur ulang menjadi persediaan air minum melalui pabrik pengolahan air limbah di tengara Beenyup, di Craigie, di pinggiran utara Kota Perth.
Fasilitas tersebut saat ini sedang memperluas kapasitas pabrik mereka dari hanya mampu mengolah 14 miliar liter air limbah per tahun menjadi 28 miliar liter per tahun, melalui sebuah kebijakan yang akan menelan biaya $ 262 juta (Rp2,8 triliun) dan akan selesai pada tahun 2019.
General Manajer, Perencanaan Aset Perusahaan dari Water Corporation, Ashley Vincent mengatakan bahwa keberhasilan pabrik Beenyup adalah bukti bahwa semakin banyak air limbah di Kota Perth dapat didaur ulang melalui sistem pengolahan air limbah seperti di fasilitas mereka.
"Kami telah menunjukkan kemungkinan itu melalui uji coba dan dengan dibukanya pabrik pengolahan di Beenyup, secara teknis, target ini bisa dicapai," kata Vincent.
"Seiring dengan kami menantikan pencapaian itu, kami juga telah meninjau fasilitas pengolahan air limbah kami yang lain di wilayah metropolitan, dan kami tentu memiliki pandangan bahwa kami juga dapat menggunakan kembali air limbah itu.
"Teknologi dan proses pengolahan air yang sangat mirip dapat melihat sebagian besar limbah air di Kota Perth telah diolah kembali dengan standar yang sangat tinggi dan diinjeksikan kembali ke akuifer.
"Selama beberapa tahun ke depan kita akan menyelidiki sifat air tanah di sekitar fasilitas perawatan utama kami dan Woodman Point dan Subiaco, atau Shenton Park, melihat seberapa sesuai mereka dengan air yang telah diproses dengan kualitas tinggi.”
Fasilitas pengolahan air limbah lainnya saat ini berada di Alkimos dan East Rockingham.
Vincent mengakui bahwa dengan beberapa fasilitas yang dekat dengan kawasan industri - di mana ada kemungkinan terpapar risiko seperti pencemaran air tanah - perlu kewaspadaan ekstra.
Namun, dia yakin perusahaan mereka – Water Coorporation bisa mengatasi tantangan tersebut.
"Kami punya proses yang kuat untuk memantau kualitas air yang masuk ke jaringan kami," katanya.
Water Corporation sudah melakukan program pengeboran untuk menyelidiki viabilitas berbagai akuifer untuk di injeksi ulang.
Baca tanpa iklan