Para penyelam Marinir TNI AL kemarin menemukan Crash Survivable Memory Unit pesawat itu. Ini menjadi perkembangan penting dalam investigasi penyebab jatuhnya pesawat yang baru berumur dua bulan.
Penyidik Komite Nasional Keamanan Transportasi (KNKT) Ony Soeryo Wibowo kepada media menjelaskan bahwa unit tersebut belum ditemukan seluruhnya.
Namun, dia mengatakan bahwa unit yang berhasil diangkat dari dasar laut tersebut terkait dengan perekam data penerbangan atau perekam suara kokpit dan berisi data "sangat penting".
"Sangat penting, data disimpan di sini, tetapi kami belum tahu apa itu. Apakah itu perekam data penerbangan atau perekam suara kokpit," ujarnya.
Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko mengatakan bahwa tingkat kerusakan perangkat ini menunjukkan "dampak luar biasa" dari kecelakaan itu.
AP/Reuters
Baca tanpa iklan