Perpustakaan selama ini dimana saja mungkin lebih banyak diasosiakan dengan buku, membaca dan juga suasana tenang, namun sekarang sebuah perpustakaan di ibukota Queensland Brisbane (Australia) mencoba mengubah semua hal tersebut.
Perpustakaan milik pemerintah Queensland bernama State Library of Queensland juga memiliki bagian yang akan menyewakan alat-alat perkakas untuk pertukangan.
Ini adalah perpustakaan alat pertukangan pertama di Australia.
Penggagasnya adalah Sabrina Chakori, dan dia sekarang bersama 40 orang relawan lainnya menjalankan Brisbane Tool Library, nama resmi bagian perpustakaan yang menyewakan alat-alat tersebut.
"Perpustakaan harus beranjak menyesuaikan diri dengan jaman, karena orang tidak lagi meminjam buku sebanyak dulu lagi." katanya.
Menurut Chakori, sistem di perpustakaan itu sama seperti yang lain, dimana para anggota bisa meminjam barang-barang yang dimilik perpustakaan tersebut.
Setiap peminjam harus terlebih dahulu menjadi anggota dan harus membayar 75 (sekitar Rp 750 ribu) setahun.
"Anggota bisa meminjam berbagai perkakas yang ada, juga tenda untuk kemah atau peralatan dapur, atau barang untuk pesta, sama seperti mereka datang untuk meminjam buku." kata Chakori.
"Tidak semua orang memiliki alat pemotong rumput atau sejenisnya, jadi saling meminjamkan adalah hal yang masuk akal.\'
Kebanyakan disumbangkan oleh mereka yang pindah rumah
Maksud perpustakaan ini adalah agar berbagai peralatan tersebut masih bisa digunakan, dan tidak dibuang ke tempat pembuangan oleh pemilik sebelumnya.
Sekarang ini ada sekitar 150 anggota yang bisa meminjam sekitar 500 peralatan, yang sebagian besar berasal dari sumbangan.
"Kami mendapat sumbangan dari generasi baby boomers yang memberikan barang mereka setelah sekarang pensiun dan memutuskan pindah ke rumah yang lebih kecil (downsizing)."
"Dalam waktu bersamaan kami juga kedatangan mereka yang berusia antara 25 sampai 40 tahun yang meminjam."
"Mereka kebanyakan tinggal di pusat perkotaan dan perlu menggunakan alat-alat tersebut tanpa harus membeli." kata Chakori.
Baca tanpa iklan