Ketika para korban dimakamkan, organisasi Negara Islam (ISIS) merilis pernyataan yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi saluran propagandanya tidak mendukung klaim tersebut dengan bukti-bukti.
Diyakini pihak berwenang Sri Lanka sebelumnya telah diberi banyak peringatan tentang rencana serangan teror yang merenggut nyawa 320 orang tersebut.
Simak beritanya dalam bahasa Inggris disini.
Baca tanpa iklan