News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ada Sekolah Bilingual Inggris-Indonesia di Kota Kecil Australia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Asisten bahasa ini akan menghabiskan satu tahun bersama guru terkait, berbagi pengetahuan tentang bahasa dan budaya mereka.

Kepala Sekolah Scotts Head Public School, Gillian Stuart, mengatakan kemampuan berbahasa kedua sangat penting di dunia global saat ini.

"Pada tahun 2040, anak-anak Kelas 1 kita yang saat ini berusia tujuh tahun, akan bersaing mendapatkan posisi eksekutif. Tanpa kemampuan berbicara bahasa kedua, mereka tidak akan mendapatkan peluang," kata Stuart.

"Kami berharap dukungan pemerintah agar para pelajar dari tingkat TK hingga SMA mendapatkan pendanaan untuk program ini. Karena saat ini hanya dari TK hingga Kelas 6 yang didanai," katanya.

Konjen RI yang berkedudukan di Sydney Heru Hartanto Subolo bersama rombongan disuguhi pertunjukan budaya Indonesia oleh murid-murid sekolah tersebut.

"Saya sangat bangga karena ini tidak hanya akan menjadi pengalaman belajar mereka tetapi juga cara mereka memahami dan terhubung dengan Indonesia," kata Konjen Subolo.

"Terkait dengan bantuan guru, mengirim guru dari Indonesia, kami melakukannya di negara bagian Victoria. Tapi di NSW hal itu memang cukup ketat," ujarnya.

"Kami selalu berupaya mendukung pengajaran dan pembelajaran bahasa semacam ini dalam kapasitas sebagai Konsul Jenderal," tambahnya.

Program bilingual Bahasa Indonesia di sekolah tersebut merupakan gagasan mantan kepala sekolah di sana, Angela Evans.

"Saya senang sekali karena pihak sekolah melanjutkan program yang saya mulai," katanya.

Di tahun-tahun pertama mengembangkan kelas bahasa Indonesia, katanya, dia seringkali harus membawa murid-murid ke Kedubes RI di Canberra.

"Saya sendiri punya empat orang cucu yang semuanya bersekolah di sini," kata Angela.

Pengamat pendidikan dari Melbourne University Dr Anna Dabrowski menjelaskan murid-murid yang bilingual terbukti mampu membuat keputusan kognitif yang lebih memadai dibandingkan murid yang hanya memiliki kemampuan satu bahasa.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini