"Ini tindakan balas membalas, dan kita tidaklah mau ini meningkat lebih buruk dari sekarang, jadi akan bermanfaat bila Canberra menurunkan tensi dalam pernyataan mereka," katanya kepada ABC.
Dr Tok mengatakan tidak berarti Australia harus takut menghadapi China, namun berhati-hati dalam keterlibatan dengan diplomasi lewat pernyataan saling menyerang di media.
"Kita memang harus berhati-hati dalam berhubungan dengan China. Saya kira kita tidak harus mengorbankan nilai kita dengan melakukan diplomasi diam-diam."
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya.
Disadur dari laporannya dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca di sini
Baca tanpa iklan